Kalteng Today
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini
No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kalteng Today

LIPSUS “Covid-19 Antara Ada Dan Tiada”

Sebagian Warga Kalteng Anggap Corona Tak Berbahaya Dan Sekedar Konspirasi

by Redaksi
24/06/2020
A A
Covid-19 Antara Ada Dan Tiada

Ilustrasi

Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya

Tukul, salah satu pedagang bakso yang setiap harinya mangkal di pinggir ruas jalan Pasar Pelita Hilir, Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya berpendapat,  virus Corona atau  Covid-19 direkayasa untuk oleh orang-orang tertentu, pasalnya sejauh ini dirinya menilai bahwa penularan Covid-19 sama halnya penyakit biasa seperti influenza atau Infeksi Saluran Napas Akut ( ISPA ).

“Tergantung kita saja mas yang menyikapinya, seperti saat ini bisa sampean lihat warga maupun pedagang sudah terbiasa tentang informasi atau isu virus Corona ini dan saya bersyukur masyarakat di Mura sebagian besar pemahamannya sama seperti saya yang dibuktikan dengan hingga saat ini dagangan saya masih laku dengan ramainya masyarakat yang melakukan aktifitas seperti biasanya,” ungkap pria kelahiran Purbalingga Provinsi Jawa Tengah ini yang telah lama berdomisili di Kota Puruk Cahu, Rabu (24/6/2020).

Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur

Pemuda 22 tahun yang biasa disapa Rio merupakan salah satu warga Sampit,  Kabupaten Kotawaringin Timur. Termasuk  salah satu orang yang percaya kalau Covid-19 merupakan hasil ujicoba laboratorium yang gagal.

“Saya juga sudah melihat ada film atau video tentang wabah ini beberapa tahun lalu, dan pada 2020 ini benar terjadi. Makanya, antara wabah dan hasil rekayasa saya masih menduga saja. Agak sulit membuktikan kebenarannya,” ungkapnya.

Baca Juga: Cegah Ribuan Pekerjanya Terpapar Corona Perkebunan Kelapa Sawit Kalteng Lakukan Pembatasan Akses

Rio berpendapat, Covid-19 yang saat ini terjadi banyak asumsi dan juga informasi bahwa ini adalah rekayasa atau olahan manusia saja. Namun dia mengaku antara percaya atau tidak akan hal ini.

“Saya percaya saja bahwa Covid-19 adalah wabah, namun saya tidak takut. Sebab banyak wabah ini tidak terlalu  bahaya dibandingkan wabah Sars dulu” jelasnya kepada Kaltengtoday, Selasa (23/6).

Kata dia, dari  beberapa sumber atau media yang diketahuinya yang meninggal akibat Covid-19 memang disebabkan penyakit bawaan. Dan akibat penyakit tersebutlah membuat daya tahan lemah dan sampai kepada menyebabkan kematian,katanya.

”Saya  tidak terlalu sepenuhnya percaya jika yang terkena wabah Covid-19 ini langsung meninggal dunia ,” katanya.

Buntok, Kabupaten Barito Selatan

Bang Jak (58) demikian pria warga Buntok, Kabupaten Barito Selatan disapa, seperti halnya Rio dia juga mempunyai penilaian sama. Katanya, pandemi Covid-19 ini hanya akal-akalan atau konspirasi saja.

“Sebenarnya Covid-19 ini tidak sedahsyat yang diberitakan, dimana katanya apabila orang positif menyentuh sedikit saja orang lain, maka orang tersebut akan terpapar dan terjangkiti,” katanya kepada Kaltengtoday, Rabu (24/6/2020).

Kabupaten Pulang Pisau

Pendapat lain dilontarkan oleh Abah Putra, salah satu pedagang di Kabupaten Pulang Pisau. Dia mengatakan, pemahaman yang sekarang terjadi di masyarakat itu  merupakan suatu bentuk kekecewaan atas penanganan yang dilakukan pemerintah.

Seharusnya kata dia, ketika virus di Wuhan mewabah kenapa dunia tidak gotong royong untuk menutup itu, jadi sebenarnya WHO yang bertanggung jawab. Memang awalnya membuat gempar, lama kelamaan masyarakat bosan dengan tindakan pemerintah untuk menghentikan wabah ini,ujarnya.

“Masyarakat sudah cukup lelah melakukan social distancing, physical distancing. Sebab kita tidak kenapa-kenapa saja kok. Karena, mungkin ini pengaruh perdagangan dunia, supaya pasar tradisional kecil itu ditutup namun pasar-pasar milik orang besar (konglomerat)  tetap boleh menjalankan usahanya,” ujarnya.

Dia juga mempertanyakan, Kalau memang ingin memutuskan mata rantai penyebaran virus ini, mengapa seolah-olah seperti setengah hati, ”Buktinya saja pemerintah membiarkan supermarket maupun minimarket buka, namun untuk pasar tradisional masyarakat dihimbau untuk tidak mengunjunginya” ujarnya membandingkan.

Page 3 of 5
Prev12345Next
Tags: BuntokCovid-19Kuala KapuasKuala KurunKuala PembuangPulang PisauPuruk CahuSampitVirus Corona

Baca Juga

Laporan Pejabat Sinar Mas terhadap Sapriyadi Bergulir di Tengah Mediasi Plasma dan Tenggat Waktu Gubernur Kalteng

Laporan Pejabat Sinar Mas terhadap Sapriyadi Bergulir di Tengah Mediasi Plasma dan Tenggat Waktu Gubernur Kalteng

05/11/2026

...

Mediasi Buntu, Warga Sebabi Siapkan Pembuktian Hak atas 172 Hektare Lahan Sengketa

Mediasi Buntu, Warga Sebabi Siapkan Pembuktian Hak atas 172 Hektare Lahan Sengketa

05/11/2026

...

Pemadaman Listrik Jadi Kendala Pelaksanaan Operasi Katarak di UPTD Puskesmas Ampah

Pemadaman Listrik Jadi Kendala Pelaksanaan Operasi Katarak di UPTD Puskesmas Ampah

04/11/2026

...

Kebun Sitaan di Tengah Sengketa Adat: 21 Alas Hak Diserahkan, Agrinas Masih Menunggu Instruksi Pusat

Kebun Sitaan di Tengah Sengketa Adat: 21 Alas Hak Diserahkan, Agrinas Masih Menunggu Instruksi Pusat

04/11/2026

...

Status Penanganan Karhutla Diturunkan Pemkab Bartim, Sejumlah Langkah Penanganan Dievaluasi

Status Penanganan Karhutla Diturunkan Pemkab Bartim, Sejumlah Langkah Penanganan Dievaluasi

03/11/2026

...

Discussion about this post

ARTIKEL TERBARU

Laporan Pejabat Sinar Mas terhadap Sapriyadi Bergulir di Tengah Mediasi Plasma dan Tenggat Waktu Gubernur Kalteng
Berita

Laporan Pejabat Sinar Mas terhadap Sapriyadi Bergulir di Tengah Mediasi Plasma dan Tenggat Waktu Gubernur Kalteng

05/11/2026
Mediasi Buntu, Warga Sebabi Siapkan Pembuktian Hak atas 172 Hektare Lahan Sengketa
Berita

Mediasi Buntu, Warga Sebabi Siapkan Pembuktian Hak atas 172 Hektare Lahan Sengketa

05/11/2026
Pemadaman Listrik Jadi Kendala Pelaksanaan Operasi Katarak di UPTD Puskesmas Ampah
Berita

Pemadaman Listrik Jadi Kendala Pelaksanaan Operasi Katarak di UPTD Puskesmas Ampah

04/11/2026
Kebun Sitaan di Tengah Sengketa Adat: 21 Alas Hak Diserahkan, Agrinas Masih Menunggu Instruksi Pusat
Berita

Kebun Sitaan di Tengah Sengketa Adat: 21 Alas Hak Diserahkan, Agrinas Masih Menunggu Instruksi Pusat

04/11/2026
Status Penanganan Karhutla Diturunkan Pemkab Bartim, Sejumlah Langkah Penanganan Dievaluasi
Berita

Status Penanganan Karhutla Diturunkan Pemkab Bartim, Sejumlah Langkah Penanganan Dievaluasi

03/11/2026
Lima Syarat Perdamaian Warga Sebabi : Enclave 172 Hektare hingga Pencabutan Laporan Polisi
Berita

Lima Syarat Perdamaian Warga Sebabi : Enclave 172 Hektare hingga Pencabutan Laporan Polisi

02/11/2026

Kalteng Today

Ikuti Kami di Media Sosial

TrustWorthy News

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Nasional
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik

Download Aplikasi

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Tips Trik

Download Aplikasi

© Hak cipta 2022 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan

No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini

© Hak cipta 2021 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.