Kalteng Today
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini
No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kalteng Today

[Hoax atau Fakta] Kalung Amber Bisa Meredakan Nyeri Tumbuh Gigi pada Bayi, Benarkah?

by Aya Zahir
31/03/2024
A A
Hoax atau Fakta] Kalung Amber Bisa Meredakan Nyeri Tumbuh Gigi pada Bayi, Benarkah?

Kaltengtoday.com, Cek Fakta – Pernahkah kalian melihat bayi atau balita yang menggunakan kalung atau gelang yang terbuat dari batu butiran berwarna keemasan? Kalung yang disebut sebagai kalung amber ini dipercaya sebagai sebuah solusi untuk meredakan nyeri karena tumbuh gigi pada bayi.

“Open po kalung amber

Manfaat Amber Pada Anak:

  • Membantu mengurangi rasa sakit pada saat anak tumbuh gigi
  • Mengurangi volume air liur yang berlebihan pada saat masa petumbuhan gigi (ngeces)
  • Membantu meningkatkan sistem imun pada anak
  • Membantu meredakan demam pada anak setelah proses imunisasi
  • Berfungsi sebagai penghilang rasa sakit alami (ibuprofen)
  • Membantu memberikan efek tenang pada anak”

Selama ini banyak masyarakat percaya bahwa saat amber bersentuhan dengan kulit, ia membebaskan asam suksinat, yang kemudian diserap oleh kulit dan berfungsi sebagai pereda nyeri alami.

Benarkah?

Faktanya.

Dikutip dari Healthy children.org yang dilansir dari situs online, jawabannya adalah tidak. Menurut dr. Andrew Weil M.D., dari Arizona Center for Integrative Medicine di University of Arizona, khasiat kalung Amber tidak dapat dibuktikan dengan ilmu kedokteran modern.

Menurut Guru besar Ilmu Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Armasastra Bahar, ratusan tahun lalu batu amber kerap digunakan masyarakat Eropa untuk menyembuhkan luka dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Teken MoU Cek Fakta Pemilu 2024: Bawaslu Maluku Utara dan AMSI Maluku Utara Bersinergi

Karena kandungan asam suksinat pada batu amber akan keluar jika dipanaskan hingga suhu 180 derajat celcius.

Namun, ini belum ditemukan pada kalung amber yang dikenakan anak-anak saat demam. Karena tidak adanya proses pemanasan hingga mencapai suhu maksimal untuk mengeluarkan kandungan asam suksinat pada kalung tersebut.

Hingga saat ini belum ada penelitian atau pembenaran bahwa kalung amber bisa meredakan nyeri tumbuh gigi pada bayi.

Sebagai bahan klarifikasi dan mengecek keaslian informasi tersebut, ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan mengenai penggunaan kalung amber untuk bayi adalah sebagai berikut:

  1. Kurangnya Bukti Ilmiah: Tidak ada penelitian ilmiah yang cukup untuk membuktikan bahwa kalung amber efektif dalam meredakan nyeri tumbuh gigi. Kebanyakan bukti yang mendukung penggunaan kalung amber bersifat anekdotal dan tidak didukung oleh penelitian medis yang kuat.
  2. Risiko Keselamatan: Penggunaan kalung amber pada bayi juga menimbulkan risiko keselamatan. Bayi atau anak kecil yang memakai kalung dapat tercekik atau mengalami tersedak jika kalung tersebut pecah dan manik-maniknya tertelan. Organisasi kesehatan dan keselamatan anak di berbagai negara sering kali mengeluarkan peringatan mengenai risiko ini.
  3. Kekurangan dalam Pengawasan: Meskipun beberapa orang tua melaporkan bahwa mereka memperhatikan perbedaan setelah menggunakan kalung amber, sulit untuk secara ilmiah membedakan apakah efek tersebut berasal dari kalung atau faktor lain, seperti perubahan alami dalam tahap tumbuh gigi atau efek plasebo.

Kesimpulan.

Mengingat kurangnya bukti ilmiah yang mendukung efektivitasnya dan risiko keselamatan yang signifikan, banyak profesional kesehatan tidak merekomendasikan penggunaan kalung amber sebagai metode untuk meredakan nyeri tumbuh gigi.

Baca Juga :  [Hoax atau Fakta] Uang Kertas Emisi Terbaru Bisa Dipakai Saat Lebaran

Sebagai alternatif, ada metode lain yang lebih aman dan terbukti efektif dalam membantu meredakan ketidaknyamanan tumbuh gigi pada bayi, seperti penggunaan teether yang aman, pijatan gusi dengan jari bersih, atau konsultasi dengan dokter tentang penggunaan obat penghilang rasa sakit yang sesuai untuk bayi.

Bahan rujukan:

https://www.whattoexpect.com/first-year/ask-heidi/amber-teething-necklaces.aspx 

https://cantik.tempo.co/read/1026683/kalung-amber-dipercaya-kurangi-sakit-tumbuh-gigi-apa-kata-dokter 

Tags: Cek FaktaHoax

Baca Juga

Pakai Rumus PT BAP, Warga Sebabi Ajukan Gugat Balik Rp3,78 Triliun di Basara Hai

Pakai Rumus PT BAP, Warga Sebabi Ajukan Gugat Balik Rp3,78 Triliun di Basara Hai

10/08/2026

...

Damang Hermas Pastikan Basara Hai Tak Diskriminatif, PT BAP Diminta Hadir Buka Data dan Adu Fakta

Damang Hermas Pastikan Basara Hai Tak Diskriminatif, PT BAP Diminta Hadir Buka Data dan Adu Fakta

09/08/2026

...

Basara Hai Takian Petak Digelar 10 Agustus, Sembilan Mantir Adat Jadi Syarat Mutlak Persidangan

Basara Hai Takian Petak Digelar 10 Agustus, Sembilan Mantir Adat Jadi Syarat Mutlak Persidangan

08/08/2026

...

Basara Hai Sengketa Takian Petak Dijadwalkan 10–15 Agustus, Erko Mojra Minta Sanksi Adat Berat untuk PT BAP

Basara Hai Sengketa Takian Petak Dijadwalkan 10–15 Agustus, Erko Mojra Minta Sanksi Adat Berat untuk PT BAP

08/08/2026

...

Putusan Sudah Membebaskan, Rudi Baru Keluar 24 Hari Kemudian: “Penjara Menyekolahkan Kami untuk Melawan”

Putusan Sudah Membebaskan, Rudi Baru Keluar 24 Hari Kemudian: “Penjara Menyekolahkan Kami untuk Melawan”

08/08/2026

...

Discussion about this post

ARTIKEL TERBARU

Pakai Rumus PT BAP, Warga Sebabi Ajukan Gugat Balik Rp3,78 Triliun di Basara Hai
Berita

Pakai Rumus PT BAP, Warga Sebabi Ajukan Gugat Balik Rp3,78 Triliun di Basara Hai

10/08/2026
Damang Hermas Pastikan Basara Hai Tak Diskriminatif, PT BAP Diminta Hadir Buka Data dan Adu Fakta
Berita

Damang Hermas Pastikan Basara Hai Tak Diskriminatif, PT BAP Diminta Hadir Buka Data dan Adu Fakta

09/08/2026
Basara Hai Takian Petak Digelar 10 Agustus, Sembilan Mantir Adat Jadi Syarat Mutlak Persidangan
Berita

Basara Hai Takian Petak Digelar 10 Agustus, Sembilan Mantir Adat Jadi Syarat Mutlak Persidangan

08/08/2026
Basara Hai Sengketa Takian Petak Dijadwalkan 10–15 Agustus, Erko Mojra Minta Sanksi Adat Berat untuk PT BAP
Berita

Basara Hai Sengketa Takian Petak Dijadwalkan 10–15 Agustus, Erko Mojra Minta Sanksi Adat Berat untuk PT BAP

08/08/2026
Putusan Sudah Membebaskan, Rudi Baru Keluar 24 Hari Kemudian: “Penjara Menyekolahkan Kami untuk Melawan”
Berita

Putusan Sudah Membebaskan, Rudi Baru Keluar 24 Hari Kemudian: “Penjara Menyekolahkan Kami untuk Melawan”

08/08/2026
Keruk Dulu, Bayar Belakangan? Tambang Silika di Sebabi Dituding Langgar Kesepakatan Ganti Rugi
Berita

Keruk Dulu, Bayar Belakangan? Tambang Silika di Sebabi Dituding Langgar Kesepakatan Ganti Rugi

07/08/2026

Kalteng Today

Ikuti Kami di Media Sosial

TrustWorthy News

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Nasional
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik

Download Aplikasi

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Tips Trik

Download Aplikasi

© Hak cipta 2022 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan

No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini

© Hak cipta 2021 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.