Kalteng Today
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Cek Fakta
No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Cek Fakta
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kalteng Today

Berita Borneo: Menyoal Aplikasi Pedulilindungi Mulai Dari Keamanan Sampai Situs Palsu

Aplikasi Pedulilindungi Mulai Dari Keamanan Sampai Situs Palsu

by posting konten
13/09/2021
A A
Berita Borneo

Aplikasi yang saat ini ramai diperbincangkan, Pedulilindungi menjadi syarat perjalanan baik darat, laut, maupun udara. Dari Berita Borneo,  semenjak aplikasi tersebut diluncurkan ada berbagai kendala mulai dari keamanan hingga yang baru-baru ini terjadi munculnya situs palsu Pedulilindungi. Berikut ini adalah ulasan menariknya.

Menjadi Syarat Bepergian Selama Masa PPKM

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau disingkat PPKM sekarang masih diberlakukan meski levelnya sudah turun menjadi level 3. Salah satu syarat bepergian di masa PPKM level 3 ini adalah memiliki aplikasi Pedulilindungi.

Dari info Kalteng, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Sumadi menyampaikan bahwa Kemenhub telah melakukan koordinasi kepada para operator moda transportasi umum mulai dari darat, laut, udara, dan perkeretaapian agar mempersiapkan penggunaan dan penerapan aplikasi ini sebelum memulai perjalanan.

Penerapan aplikasi ini nantinya diharapkan mampu membantu mengelola mobilitas di tengah pandemi dengan baik. Karena memang fungsi utama dari aplikasi ini adalah membantu pemerintah dan instansi terkait dalam melacak secara digital perihal penyebaran virus Covid-19 dan tentunya diharapkan untuk menghentikan penyebaran virus ini.

Cara Kerja Aplikasi Pedulilindungi

Menurut info Kalteng, penggunaan aplikasi Pedulilindungi ini sangat dipengaruhi oleh keaktifan masyarakat yang membagikan lokasinya saat sedang bepergian. Tujuannya agar dapat dilakukan penelusuran apakah memiliki riwayat kontak dengan penderita Covid-19.

Cara kerja aplikasi pedulilindungi menurut situs resminya adalah dengan menggunakan data dari ponselmu serta mengaktifkan fitur lokasi dan bluetooth yang gunanya untuk merekam informasi yang dibutuhkan. Lalu saat ada perangkat milik orang lain dalam jangkauan bluetoothmu maka akan terjadi pertukaran id anonim. Inilah yang nantinya akan direkam oleh ponsel masing-masing pengguna.

Setelah terjadi pertukaran id tersebut, aplikasi ini akan mengidentifikasi orang-orang disekitar. Dimana yang dinyatakan positif Covid-19, Pasien Dalam Pengawasan, dan Orang Dalam Pengawasan. Selain itu, cara kerja aplikasi Pedulilindungi juga akan memberikan notifikasi apabila kamu sedang berada di keramaian. Dan jika anda ada di lingkungan rawan atau zona merah.

Ini tentunya akan sangat menguntungkan karena mampu menjadi pengingat apabila seseorang berada di keramaian. Mengingat berita terbaru saat ini sedang diberlakukan peraturan bahwa masyarakat harus menghindari keramaian untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Apakah Aplikasi Pedulilindungi Aman?

Dari informasi yang beredar semenjak aplikasi ini diluncurkan memang banyak yang mempertanyakan sistem keamanan dari aplikasi ini. Bahkan berita terbaru beredar informasi bahwa diduga terjadi kebocoran data pada pengguna Electronic Health Alert Card (e-HAC). Namun, menurut pernyataan dari Kementerian Kesehatan kebocoran ini tidak terkai dengan aplikasi e-HAC yang ada di aplikasi Pedulilindungi.

Kebocoran Data

Dari berita terbaru kebocoran data ini diindikasikan terjadi kebocoran data diduga pada aplikasi e-HAC lama yang sudah tidak aktif lagi sejak tanggal 2 Juli 2021. Aplikasi e-HAC yang saat ini digunakan masyarakat melalui aplikasi Pedulilindungi sudah terintegritas menggunakan Sistem Satu Data yang langsung masuk ke Pusat Data Nasional dan data-data mengenai Covid-19 ini mendapatkan pengawasan langsung dari Kemenkominfo.

Kemudian untuk  informasi yang sempat menghebohkan masyarakat mengenai kebocoran data sertifikat vaksinasi Covid-19 milik Presiden Joko Widodo ini turut membuat masyarakat semakin khawatir perihal keamanan data di aplikasi ini.

Seperti yang dirangkum Berita Borneo, kebocoran sertifikat vaksinasi Covid-19 milik Presiden Joko Widodo. Karena informasi seperti nama, tanggal lahir, tanggal vaksinasi, hingga jenis vaksin yang digunakan Presiden Joko Widodo sudah tersedia di berbagai media dan bisa diakses oleh siapapun.

Untuk NIK milik Presiden Joko Widodo bisa didapatkan dari laman Komisi Pemilihan Umum saat Pemilihan Presiden beberapa waktu lalu.

Tim Khusus Aplikasi Pedulilindungi

Kabarnya dari berita terbaru, pemerintah sudah membentuk tim khusus yang memiliki tugas untuk memantau keamanan data aplikasi Pedulilindungi. Kementerian Kominfo mengatakan bahwa langkah pemerintah untuk mengamankan data masyarakat pengguna aplikasi Pedulilindungi adalah dengan melakukan migrasi sistem Pedulilindungi ke Pusat Data Nasional yang dikelola oleh Kementerian Kominfo dan bekerja sama dengan BSSN, PT Telkom, dan telah dibentuk tim khusus.

Tim khusus ini nantinya akan terus memantau keamanan data masyarakat. Karena menurut pemerintah yang disampaikan oleh Direktur Keamanan dan Penyelidikan Informasi BSSN, keamanan data pengguna aplikasi Pedulilindungi adalah prioritas utama pemerintah.

Menurut info Kalteng, saat ini masyarakat memang dianjurkan untuk menjaga data pribadi dengan tidak menyebarkannya ke media sosial. Satgas Covid-19 juga menyampaikan bahwa sebaikanya masyarakat tidak terprovokasi berita atau informasi yang kurang tepat terkait aplikasi Pedulilindungi.

Untuk mengecek sertifikat Covid-19 di aplikasi Pedulilindungi diperlukan data berupa nama lengkap anda, NIK, tanggal lahir, tanggal melakukan vaksinasi, serta jenis vaksin yang diperoleh. Apabila tidak menggunakan data-data tersebut maka sertifikat vaksin tidak dapat dicek orang lain dan tidak dapat disalahgunakan pihak lain.

Penting juga untuk dilakukan masyarakat agar tidak menyebarluaskan sertifikat vaksin ke media sosial. Baiknya untuk menggunakan sertifikat vaksin sesuai dengan kebutuhannya. Karena jika terjadi penyebaran informasi pribadi akan merugikan diri sendiri karena mungkin saja data pribadi nantinya akan disalah gunakan orang lain.

Kabarnya dari berita terbaru juga akan dilaksanakan peraturan mengenai penerapan aplikasi Pedulilindungi di pusat perbelanjaan.  Nantinya aplikasi ini digunakan sebagai protokol tambahan. Namun, apabila sudah lolos screening wajib vaksinasi. Tapi tidak lolos tahap pengecekan protokol kesehatan seperti suhu tubuh terlalu tinggi atau tidak bermasker maka tetap tidak diizinkan masuk.

Situs Palsu Pedulilindungi

Dari Berita Borneo belum lama ini muncul situs palsu Pedulilindungi yang tersebar di grup Whatsapp. Dalam pesan di grup tersebut menginformasikan tentang situs palsu pedulilindungi dengan alamat http://www.pedulilindungia.com/. Url dari situs palsu tersebut hampir mirip dengan url situs asli Pedulilindungi hanya berbeda huruf A di belakang kata Pedulilindungi.

Diharapkan masyarakat untuk berhati-hati apabila menemukan penyebaran mengenai Pedulilindungi dan harus meng-klik situs palsu tersebut. Baiknya untuk tidak dilakukan perintah tersebut karena ini sangat berbahaya dan menyangkut keamanan data pribadi.

Juru bicara Kemenkominfo juga sudah menyampaikan bahwa seluruh isi dan informasi yang ada di situs palsu tersebut tidak ada kaitannya dengan situs Pedulilindungi yang asli. Pemerintah menggunakan aplikasi ini guna melaksanakan Surveilans Kesehatan Penanganan Covid-19.

Menurut info Kalteng, Masyarakat diharapkan untuk mengunduh aplikasi resmi Pedulilindungi di Google Play Store atau App Store dan alternatif lainnya dengan mengunjungi situs resmi pedulilindungi.id. Sehingga tidak akan terjadi pencurian data melalui situs palsu. Karena pada situs palsu tersebut memintamu untuk mengisi nama lengkap, nomor ponsel, hingga alamat rumah.

Itu dia ulasan menarik dari Berita Borneo mengenai keamanan aplikasi Pedulilindungi hingga situs palsu. Hal ini yang sempat menghebohkan masyarakat beberapa waktu lalu. Penting sekali untuk menjaga kerahasiaan data agar tidak disalah gunakan oleh siapapun.

Tags: aplikasi PedulilindungiBSSNElectronic Health Alert Cardpencurian dataPPKMscreening wajib vaksinasiSistem Satu Data Covid-19Surveilans Kesehatan Penanganan Covid-19

Baca Juga

Sektor Pendidikan Non Formal di Bartim, Bertumbuh dan Berjalan Perlahan Mencerdaskan

Sektor Pendidikan Non Formal di Bartim, Bertumbuh dan Berjalan Perlahan Mencerdaskan

19/01/2026

...

Tancap Gas, Respon Wabup Bartim Tanggapi Aduan Warga Soal Jembatan Terancam Amblas

Tancap Gas, Respon Wabup Bartim Tanggapi Aduan Warga Soal Jembatan Terancam Amblas

19/01/2026

...

Teras Narang: Kerja Cepat dan Kolaboratif Kunci Legislasi Berpihak pada Daerah

Teras Narang: Kerja Cepat dan Kolaboratif Kunci Legislasi Berpihak pada Daerah

15/01/2026

...

Tiga Raperda Strategis Masuk Pembahasan, DPRD Kalteng Bentuk Dua Pansus

Tiga Raperda Strategis Masuk Pembahasan, DPRD Kalteng Bentuk Dua Pansus

15/01/2026

...

Pesta Hadiah IMPoin 2025 Resmi Diundi, IM3 Apresiasi Loyalitas Jutaan Pelanggan

Pesta Hadiah IMPoin 2025 Resmi Diundi, IM3 Apresiasi Loyalitas Jutaan Pelanggan

15/01/2026

...

Discussion about this post

ARTIKEL TERBARU

Sektor Pendidikan Non Formal di Bartim, Bertumbuh dan Berjalan Perlahan Mencerdaskan
Berita

Sektor Pendidikan Non Formal di Bartim, Bertumbuh dan Berjalan Perlahan Mencerdaskan

19/01/2026
Tancap Gas, Respon Wabup Bartim Tanggapi Aduan Warga Soal Jembatan Terancam Amblas
Berita

Tancap Gas, Respon Wabup Bartim Tanggapi Aduan Warga Soal Jembatan Terancam Amblas

19/01/2026
Kalimantan Masih Diguyur Hujan, Checklist Berkendara untuk Para Pemotor agar Tetap Aman
Gaya Hidup

Kalimantan Masih Diguyur Hujan, Checklist Berkendara untuk Para Pemotor agar Tetap Aman

18/01/2026
5 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa: Dari Horor, Komedi, hingga Animasi
Hiburan

5 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa: Dari Horor, Komedi, hingga Animasi

17/01/2026
Teras Narang: Kerja Cepat dan Kolaboratif Kunci Legislasi Berpihak pada Daerah
Berita

Teras Narang: Kerja Cepat dan Kolaboratif Kunci Legislasi Berpihak pada Daerah

15/01/2026
Tiga Raperda Strategis Masuk Pembahasan, DPRD Kalteng Bentuk Dua Pansus
Berita

Tiga Raperda Strategis Masuk Pembahasan, DPRD Kalteng Bentuk Dua Pansus

15/01/2026

Kalteng Today

Ikuti Kami di Media Sosial

TrustWorthy News

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Nasional
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik

Download Aplikasi

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Tips Trik

Download Aplikasi

© Hak cipta 2022 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan

No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Cek Fakta

© Hak cipta 2021 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.