Kalteng Today
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Cek Fakta
No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Cek Fakta
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kalteng Today

Artikel : Berkolaborasi menurunkan kasus stunting di Papua

by Redaksi
06/08/2023
A A
Berkolaborasi menurunkan kasus stunting di Papua

Foto bersama jajaran Pemprov Papua, kabupaten, kota, dan instansi terkait pada "Rembuk Stunting" di Kota Jayapura, Papua. ANTARA/HO- Humas Pemprov Papua

Derap Nusantarakaltengtoday.com, Jayapura, 06/8 (ANTARA) – Menangani stunting di Papua membutuhkan kolaborasi mengingat luas wilayah. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Papua, kabupaten dan kota, serta instansi terkait harus fokus bekerja sama mengatasi tengkes.

Oleh karena itu, bekerja sama merupakan keniscayaan, agar target prevalensi stunting atau tengkes menjadi 14 persen secara nasional dapat terwujud pada 2024.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi pada 2021 Papua tercatat 29,5 persen, namun pada survei 2022 naik menjadi 34,6 persen (hitungan 29 kabupaten kota).

Meski begitu, pada SSGI 2023, Papua akan mengalami penurunan karena kini Provinsi Papua tersisa sembilan kabupaten dan kota namun tetap butuh kerja sama dengan semua.

Berdasarkan data prevalensi stunting per kabupaten kota di Provinsi Papua pada SSGI 2021 dan 2022, ada tujuh kabupaten yang mengalami penurunan dan sisanya mengalami kenaikan.

Tujuh kabupaten itu yakni Jayapura SSGI 2021 yakni 29,50 persen turun pada SSGI 2022 menjadi 20,20 persen. Kemudian Sarmi dari 32,70 persen menjadi 25,60 persen

Biak Numfor dari 34,00 persen menjadi 31,10 persen. Keerom 30,50 persen menjadi 25,90 persen. Waropen dari 26,00 persen menjadi 22,20 persen. Kota Jayapura dari 22,90 persen menjadi 20,60 persen, dan Kepulauan Yapen dari 33,10 persen menjadi 31,10 persen.

Baca Juga :  Artikel : Memperkuat Pertanian Guna Mendukung Ketahanan Pangan IKN

Adapun dua kabupaten yakni Supiori 29,70 persen naik menjadi 40,20 persen serta Mamberamo Raya dari 22,50 persen naik menjadi 29,00 persen.

Untuk itu Pemprov Papua membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) untuk memfasilitasi dan mengoordinasi pelaksanaan program percepatan penurunan stunting yang menjadi urusan masing-masing OPD.

Pemprov Papua menjalankan fungsi koordinasi, sedangkan pelaksananya adalah kabupaten dan kota. Oleh karena itu, kepala daerah harus serius memerangi stunting.

Karena, permasalahan tengkes tidak hanya dipengaruhi oleh kesehatan ibu dan anak serta gizi anak, namun juga dipengaruhi oleh banyak faktor lain di luar kesehatan seperti, ketersediaan air bersih layak dan sanitasi, jaminan sosial dan pola asuh sehingga penanganan dan pencegahannya pun harus menyeluruh dan memusat atau konvergen.

Skrining bayi stunting

Pemerintah Kabupaten Jayapura kini melakukan skrining bayi dan anak-anak yang terkena tengkes. Kegiatan ini telah berjalan sejak Februari hingga kini.

Pemkab Jayapura optimis bahwa SSGI pada 2023 pihaknya akan mencapai target nasional yakni 14 persen.

Berdasarkan data SGGI 2021, Kabupaten Jayapura berada di angka 29,50 persen lalu pada SSGI 2022 turun menjadi 20,20 persen.

“Berarti terjadi penurunan signifikan, 9,30 persen,” kata Penjabat Bupati Kabupaten Jayapura Triwarno Purnomo.

Pemberantasan stunting merupakan program nasional sehingga juga masuk dalam program prioritas Pemkab Jayapura. Untuk itu pihaknya fokus memantau pemeriksaan yang dilakukan rumah sakit maupun puskesmas.

Dalam memberikan pelayanan kepada pengidap stunting, Pemkab Jayapura melibatkan tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh adat sehingga dalam sosialisasi di kampung bisa lebih mudah dipahami dan dimengerti.

Dengan begitu, saat memberikan skrining menjadi lebih mudah meski masih ada beberapa kampung yang belum terlayani. Namun, pihaknya optimistis pada tahun ini semua kampung di Kabupaten Jayapura mendapatkan pelayanan penanganan stunting.

Baca Juga :  Artikel : Kolaborasi Untuk Mengembangkan Transformasi Ekonomi Digital Indonesia

“Pada skrining bayi, petugas kami melakukan pengukuran, kemudian menimbang, serta memberikan makanan tambahan. Begitu juga pada ibu hamil, petugas selalu intens mengecek kondisi kesehatannya,” ujarnya.

Kemudian pada anak sekolah, Pemkab juga memberikan makanan tambahan serta tablet tambah darah karena merekalah generasi bangsa sehingga sejak dini Pemerintah perlu mencegah stunting pada anak.

Pemkab juga melakukan penguatan jejaring pada setiap rumah sakit hingga di puskesmas melalui dokter, paramedis, dan beberapa instansi terkait lainnya.

Program berjalan

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua Nerius Auparay mengatakan telah melihat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi, kabupaten, dan kota dalam menurunkan angka stunting telah berjalan.

Hal ini terlihat dari beberapa kebijakan dan program-program yang mulai berjalan seperti pemberian makanan tambahan bagi anak sekolah, pemberian vitamin tambah darah, serta berjalannya program 1.000 hari kehidupan bagi ibu hamil.

Oleh karena itu, pihaknya optimistis prevalensi stunting pada 2023 akan turun menjadi 20,75 persen karena program-program telah berjalan di setiap pemerintahan di Tanah Papua.

Namun, untuk mencapai target prevalensi stunting menjadi 14 persen seperti disampaikan Presiden Jokowi, memang butuh waktu. Namun, proses menuju sasaran tersebut saat ini sudah berjalan ke arah yang benar.

Pihaknya berharap dengan kebijakan dan program-program yang dilakukan oleh setiap pemda, maka Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023 nanti akan lebih baik.

Memang penyebab naiknya angka prevalensi stunting ada banyak hal, tidak sekadar pangan lokal tersedia tapi bagaimana cara pemda mengelola dan menjalankan program tersebut.

Baca Juga :  Artikel : Geliat Sektor Pariwisata di Labuan Bajo Usai KTT ke-42 ASEAN

Seperti di Provinsi Papua yang mana dua kabupaten mengalami kenaikan, yakni Kabupaten Supiori dan Mamberamo Raya.

Memang belum mencapai fase rawan, namun kenaikan tersebut disebabkan bertambahnya jumlah kampung. Pada SSGI 2021 tercatat hanya 10 kampung, namun 2022 ada kenaikan pada jumlah kampung.

BBKKN sejauh ini sudah melakukan koordinasi dengan berbagai instansi dan hasilnya mulai dirasakan.

Namun, untuk meraih hasil efektif menurunkan prevalensi stunting, pemerintah kabupaten dan kota harus melakukan intervensi berdasarkan program-program yang sudah ditetapkan oleh Pemprov Papua.(Red/Antara)

Tags: BBKKNDerap NusantaraSSGIStunting

Baca Juga

Antisipasi Jaga Mutu Pelayanan Publik Jelang Libur Nataru, RSUD Tamiang Layang pun Disidak

Antisipasi Jaga Mutu Pelayanan Publik Jelang Libur Nataru, RSUD Tamiang Layang pun Disidak

15/12/2025

...

GOW Bartim Punya Peran Penting Dalam Pemberdayaan Perempuan

GOW Bartim Punya Peran Penting Dalam Pemberdayaan Perempuan

15/12/2025

...

Dina Maulidah Dorong GOW Aktif Berperan dalam Pemberdayaan Masyarakat

Dina Maulidah Dorong GOW Aktif Berperan dalam Pemberdayaan Masyarakat

14/12/2025

...

Waket I DPRD Mura Dorong Perlindungan Anak

Waket I DPRD Mura Dorong Perlindungan Anak

12/12/2025

...

Jalan Raya Negara di Ugang Atang dan Km 270  Kini Sudah Lebar dan Nyaman

Jalan Raya Negara di Ugang Atang dan Km 270 Kini Sudah Lebar dan Nyaman

11/12/2025

...

Discussion about this post

ARTIKEL TERBARU

Antisipasi Jaga Mutu Pelayanan Publik Jelang Libur Nataru, RSUD Tamiang Layang pun Disidak
Berita

Antisipasi Jaga Mutu Pelayanan Publik Jelang Libur Nataru, RSUD Tamiang Layang pun Disidak

15/12/2025
GOW Bartim Punya Peran Penting Dalam Pemberdayaan Perempuan
Berita

GOW Bartim Punya Peran Penting Dalam Pemberdayaan Perempuan

15/12/2025
Dina Maulidah Dorong GOW Aktif Berperan dalam Pemberdayaan Masyarakat
Berita

Dina Maulidah Dorong GOW Aktif Berperan dalam Pemberdayaan Masyarakat

14/12/2025
Fenomena Zero Post di Kalangan Gen Z: Aktif di Medsos, Minim Unggahan
Gaya Hidup

Fenomena Zero Post di Kalangan Gen Z: Aktif di Medsos, Minim Unggahan

14/12/2025
Para Perasuk Tayang Perdana di Sundance Film Festival 2026 di Amerika Serikat
Hiburan

Para Perasuk Tayang Perdana di Sundance Film Festival 2026 di Amerika Serikat

13/12/2025
Waket I DPRD Mura Dorong Perlindungan Anak
Berita

Waket I DPRD Mura Dorong Perlindungan Anak

12/12/2025

Kalteng Today

Ikuti Kami di Media Sosial

TrustWorthy News

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Nasional
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik

Download Aplikasi

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Tips Trik

Download Aplikasi

© Hak cipta 2022 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan

No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Cek Fakta

© Hak cipta 2021 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.