kaltengtoday.com, Palangka Raya – Tepatnya pada Senin (30/5/2022) lalu, menjadi hari yang bersejarah bagi Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Batang Garing Palangka Raya dan Politeknik Negeri Bandung (Polban).
Di mana pada tersebut kedua belah pihak menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama di bidang Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pengembangannya.
Ketua Yayasan, Fajar Alam Usop menjelaskan, MoU ini selanjutnya akan menjadi landasan kerja sama yang lebih luas lagi kedepannya, khususnya pada pendirian dan eksistensi Politeknik Batang Garing Palangka Raya.
Bertempat di Kediaman (Alm) Prof. H. KMA Usop, MA tokoh masyarakat sekaligus pendiri dan pencetus Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Batang Garing Palangka Raya (YPKBG) di Palangka Raya, penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Ketua Yayasan, Fajar Alam Usop sendiri bersama dengan Direktur Politeknik Negeri Bandung, Dr. Ir. Rachmad Imbang Tritjahjono, M.T.
Adapun ikut serta hadir dan menyaksikan penandatanganan MoU ini antara lain Ketua Pembina Yayasan Mutiara Usop, Ketua Pengawas Yayasan Linggua Senjaya Usop, Sekretaris Yayasan Damai Alam Usop, Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerjasama Politeknik Negeri Bandung Drs. Mulyadi Yuswandono, Dipl.Ing., M.T.
“Dalam isinya secara umum yakni kedua belah pihak menyatakan harapan bahwa kerja sama yang terjalin dan akan dikembangkan lebih lanjut ini dapat menjadi model sinergitas dalam hubungan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk masyarakat,” katanya kepada Kalteng Today, Selasa (31/5).
Lebih lanjut, dirinya menerangkan, tujuan utama didirikannya Politeknik Batang Garing Palangka Raya adalah untuk menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan.
Baca Juga : LPPM UPR Tandatangani Kerjasama Penyusunan Database Kebudayaan dan Pariwisata Bersama DKPPO Katingan
“Selain itu, keterampilan yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh industri, sehingga lulusan politeknik memiliki daya saing tinggi untuk mendapatkan pekerjaan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pihaknya menambahkan pendidikan politeknik diselenggarakan dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional di industry khususnya Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Di samping menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki keterampilan, lulusan politeknik di didik untuk memiliki jiwa wirausaha, berbudaya, berwawasan lingkungan serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun tingkat internasional,” tegasnya.
Selain itu, menurut pihaknya Politeknik Batang Garing Palangka Raya telah memiliki Izin Penyelenggaran Program Studi melalui Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 98/D/O/2003.
“Hal ini dikarenakan evaluasi akademik dan perubahan peraturan perundang-undangan yang baru, maka Politeknik Batang Garing Palangka Raya akan mengikuti seluruh prosedurnya, sehingga dapat hidup dan eksis kembali,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post