Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), sudah dimulai langkahnya, melalui rapat pembahasan dukungan sarana dan prasarana, tadi (Senin, 26/1/2026). Bertempat di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Bupati M Yamin bersama Wakil Bupati Adi Mula Nakaelu dan Sekretaris Daerah Misnohartaku, memimpin pembahasan ini.
Baca Juga : Perlu Pembentukan BNNK di Kabupaten Gunung Mas
Hadir pula unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur vertikal, dan perwakilan perusahaan tambang. Bupati Yamin menyatakan bahwa pembentukan BNNK sejalan dengan Program Astacita poin ketujuh Presiden RI, yang menekankan penguatan sumber daya manusia melalui perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika.
Yamin menilai, persoalan narkoba bukan hanya merusak masa depan anak bangsa, namun juga menggerogoti ketahanan sosial masyarakat. Narkoba juga ancaman serius bagi semua lapisan masyarakat. Karena itu, sinergi lintas instansi dan dukungan seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan pencegahan dan pemberantasan,
“Selain pembentukan BNNK, Pemkab Barito Timur juga menyiapkan rencana pembangunan pusat rehabilitasi narkotika yang ditargetkan menjadi yang pertama di Provinsi Kalimantan Tengah. Program-programnya akan didukung melalui kerja sama dengan perusahaan tambang sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dalam penanggulangan narkoba,” kata Yamin.
Setelah Bupati, Sekda Misnohartaku kemudian memimpin sesi diskusi yang menyepakati lokasi kantor BNNK di eks Terminal Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima.
Tak hanya ini, rapat juga membahas kebutuhan lebih lanjut sebagai pendukung operasional. Antara lain meliputi sarana transportasi, perangkat kerja, penambahan pegawai, serta dukungan anggaran tahunan guna memastikan BNNK Barito Timur dapat berfungsi optimal ke depan. [Red]














Discussion about this post