Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Maya, seorang ibu rumah tangga yang kebetulan juga menjadi pasien RSUD Tamiang Layang, tadi (Kamis, 7/5/2206) , mengkonfirmasi ke unit transfusi/layanan darah.
Menurut Maya, ia perlu melakukan cross check karena ada oknum yang mengaku sebagai petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan meminta imbalan uang atas darah yang dibutuhkan.
Baca Juga :Â IKA PMII Kalteng Siap Perkuat Moderasi dan Pembangunan Daerah
Tindakannya direspon positif dan diapresiasi petugas, karena hampir saja ibu tersebut menjadi korban penipuan.
“Terimakasih Ibu sudah konfirmasi ke sini. Dan tindakan Ibu sangatlah tepat, sebelum jadi korban. Yang jelas, petugas PMI maupun petugas kami di sini, tidak pernah meminta imbalan apapun dalam menyalurkan bantuan darah, ” ujar petugas.
“Saudara saya dulu juga pernah kena. Entah berapa, saya lupa. Kalau oknum yang menelpon saya itu, minta Rp350. 000. Karena merasa janggal saya menanyakan dulu ke UTS. Ternyata benar (dugaan kuatnya) penipuan, ” papar Maya, ibu rumah tangga dari Tamiang Layang tersebut.
Baca Juga :Â DPRD Gunung Mas Mengapresiasi Peran PMI dalam HUT ke-80
Tindakan penipuan berkedok petugas PMI sebelumnya memang belum pernah terdengar. Meskipun ada kemungkinan pernah terjadi, namun tidak ada pengaduan masalah ini.
Atas kejadian yang hampir saja membuatnya jadi korban ini, Ny Maya mengimbau warga lainnya berhati-hati. Menirukan anjuran petugas, lebih baik berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, di mana informasi lebih valid dan jelas bisa didapatkan. [Red]














Discussion about this post