Kalteng Today – Kapuas, – Akses Jalan penghubung Kabupaten Kapuas – Kabupaten Batola mengalami kerusakan akibat mobilisasi alat berat oleh perushaan.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD),Lawin mengatakan, seharusnya pihak perusahaan mengangkut alat berat lebih menperhatikan kondisi akses poros Jalan Kapuas-Batola yang sudah di aspal menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah(APBD), Kabupaten Kapuas.
“Seharusnya pihak perusahaan mobilisasi alat berat menggunakan mobil teronton atau papan sebagai alas melintas alat berat sehingga tidak merusak jalan yang aspal,”ucap Lawin di Kantor DPRD Kapuas, Senin(28/6/2021).
Legislator Partai Hati Nurani Rakyat itu, menyampaikan mobilisasi alat berat untuk program ketahanan pangan nasional di Kabupaten Kapuas terumatam Kecamatan Pulau Petak memberikan bermanfaat bagi masyarakat.Namun jangan sampai merusak infrastruktur jalan yang sudah di bangun oleh pemerintah melalui program multiyers.
“Jangan sampai program food estate merusak infrastrur yang sudah ada,karena lambat laun infrastruktur di Sei Tatas Hilir akan hancur,”imbuhnya.
Lawin berharap,pihak perusahaan harus memperhatikan juga infrastruktur yang sudah ada jangan sampai mobilisasi alat berat untuk program food estate bukan meningkatkan kesejahteraan masyarakat malah memperparah poros jalan penghubung antar Kabupaten Kapuas-Kabupaten Batola.Seharusnya pihak pengembangan atau perusahaan harus bertangung jawab untuk perbaikan jalan terasebut.Karena alat berat exsavator yang melintas di jalan beraspal terkikis.
Baca Juga :Â Komisi III DPRD Kalsel Kunker ke Kapuas Terkait Tapal Batas Kalsel-Teng
“Justru Kita berterima kasih dengan adanya program nasional food estate di Kabupaten Kapuas,tetapi jangan sampai infrastruktur yang sudah ada jadi rusak kalau,karena jalan tersebut menjadi salah satu akses warga untuk melakukan aktivitas setiap hari,”pungkas Lawin.[Djim KT]














Discussion about this post