Kalteng Today – Kuala Kurun, – Saat ini, usia provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah menginjak 64 tahun. Dengan begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) menangapi soal kemajuan di tahun 2021 ini. Sehingga, disegi pembangunan insfrastruktur, pendidikan dan kesehatan sudah ada kemajuan disetiap tahunnya.
Wakil Bupati (Wabup) Gumas Efrensia LP Umbing mengatakan, bertepatan dengan hari ulang tahun Kalteng yang ke 64 tahun. Maka semua lintas sektor mengalami peningkatan. Yang mana, itu dapat diartikan lancar, sebab hubungan antar kabupaten, kecamatan dan desa semuanya bagus.
“Pertama-tama kami atas nama Pemkab Gumas dan pribadi mengucapkan selamat ulang tahun Provinsi Kalteng yang ke 64 tahun. Seperti yang kita ketahui saat ini untuk kemajuan pembangunan sudah sangat luar biasa, artinya hubungan atau akses antar kabupaten, kota, desa dan kecamatan semuanya lancar,” ucap Wabup Gumas Efrensia LP umbing, Senin (24/5).
Kemudian, lanjut dia, tingkat kesejahteraan masyarakat, di semua wilayah sudah sangat baik. Tak hanya disitu saja, seperti hubungan akses udara sudah sangat bagus, misalnya penerbangan sudah lancar. Hanya saja sekarang ini terkendala oleh pandemi covid-19 yang masih melanda.
Sementara ditanyakan soal desa yang terisolasi, dikatakannya, desa tersebut tidak semuanya bisa dikondisikan namun ada desa yang masih terisolasi. Akan tetapi, menurut penglihatan dari kecamatanya, ada kemajuan dari tahun-tahun sebelumnya, sebab sekarang ini sudah mencapi 80 persen sudah dicapai untuk pembangunan.
“Kemajuan itu saya melihat mencapai 80 persen, artinya tingkat kesejahteraan sudah terpenuhi. Sementara kemajuan di Kabupaten Gumas juga sudah mencapai tingkat 80 persen juga,” ujarnya.
Baca juga : Pemkab Gumas Mulai Buka Ujian Kenaikan Pangkat bagi PNS
Dia berharap, kedepan untuk pembangunan pengembangan akses jalan ini sangat diprioritaskan, sehingga akses desa satu dengan lainya bisa terhubungkan dengan lancar, baik didalam kondisi cuaca apapun. Walapun tambah dia, tidak beraspal namun masih bisa dilintasi, maka akses pengiriman logistik masih tetap bisa tersalurkan.
“Kita harapkan pembanguna itu bisa sampai ke plosok, walaupun di kondisi cuaca hujan masih bisa dilintasi, artinya tidak memakai kendaraan doble gardan tetap bisa dilalui, sehingga aktifitas angkutan barang dan lainnya bisa sampai ke tujuan masyarakat,” pungkas dia. [Red]














Discussion about this post