Vaksinasi Sebagai Game Changer, Berdampak Positif Kinerja Ekonomi Kalteng

Kalteng Today – Palangka Raya, – Kepala Perwakilan BI Kalteng Rihando menegaskan, Kelancaran vaksinasi sebagai game changer (pengubah permainan) serta disiplin protokol Covid-19, diprakirakan akan memberikan dampak positif terhadap kinerja ekonomi Kalimantan Tengah kedepan.

Hal itu dikatakannya saat Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah yang diselenggarakan secara Online oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Kamis (25/3/2021)

Dia meyakini, kinerja perekonomian Kalimantan Tengah pada triwulan I 2021 diprakirakan membaik. Hal ini didorong oleh mulai pulihnya mobilitas masyarakat yang berpengaruh pada konsumsi rumah tangga yang tumbuh secara bertahap.

“ Percepatan Realisasi Belanja Pemerintah provinsi dan  14 kabupaten/Kota se- Kalteng sejak awal Semester I 2021 merupakan langkah yang tepat untuk menjaga ekspektasi pemulihan ekonomi sekaligus menstimulus perekonomian yang terdampak melambat akibat pandemi Covid-19,”jelasnya.

Upaya lain yang perlu dilakukan adalah digitalisasi UMKM dan Pariwisata Kalimantan Tengah. Ditengah mobilitas masyarakat yang masih terbatas, permintaan yang belum pulih dan sifat perdagangan yang borderless, digitalisasi akan menjadi “jembatan” penghubung yang memberikan manfaat yang massif.

Dibagian lain Rihando juga menyebutkan, kinerja ekonomi Kalimantan Tengah pada tahun 2020 lalu juga menunjukkan perbaikan.

Meskipun secara kumulatif ekonomi Kalimantan Tengah pada tahun 2020 terkontraksi 1,40% (yoy), namun secara gradual ekonomi Kalimantan Tengah mengalami pertumbuhan.

“Perbaikan ini terlihat dari perkembangan ekonomi triwulanan mengalami penurunan kontraksi dari sebesar 3,12% (yoy) pada triwulan III 2020 menjadi sebesar 2,10% (yoy) pada triwulan IV 2020,”jelasnya.

Untuk diketahui, hadir sebagai narasumber Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah antara lain Kepala Perwakilan DJPb Provinsi Kalimantan Tengah, Hari Utomo; Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah, Yuren S. Bahat dan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yudo Herlambang serta moderator akademisi Universitas Palangka Raya, Fitria Husnatarina.

Baca Juga : Kapolda Instruksikan 4 Fokus Tugas Kesiapsiagaan dan Antisipasi Bencana Banjir di Kalteng

Rihando juga menyakinkan, Bank Indonesia  akan senantiasa bersinergi  bersama dengan pemerintah daerah dalam mendorong pemulihan ekonomi serta menjaga stabilitas harga barang dan jasa yang dilakukan melalui pemanfaatan teknologi/digitalisasi.

“Kita juga  mendorong keterlibatan berbagai pihak untuk bekerjasama menjaga optimisme pemulihan ekonomi yang saat ini tengah berlangsung,”ujarnya. [Red]

Baca Juga

Add New Playlist