Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Menyikapi rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar pada Senin, 1 September 2025 dan aksi unjuk rasa atau demo lanjutan, Pimpinan Universitas Palangka Raya (UPR) menyampaikan imbauan resmi.
Imbauan tersebut disampaikan melalui surat Nomor: 6931/UN24/DT/2025 dan merupakan sebagai tindaklanjut seruan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Rektor UPR, Prof. Dr. Ir. Salampak M.S beserta seluruh jajaran pimpinan dalam imbauan tersebut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tragis dalam aksi unjuk rasa di sejumlah daerah, khususnya wafatnya Affan Kurniawan dan beberapa korban lainnya.
Baca Juga : Jalan Katingan Rusak Parah, DPRD Desak Dinas PUPR Segera Turun Tangan Perbaiki Lubang
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan para korban yang terluka segera diberi kesembuhan,” tertulisnya dalam Imbauan resmi UPR, Senin (01/09/2025)
UPR juga menyampaikan bahwa aspirasi mahasiswa merupakan bentuk kepedulian terhadap bangsa, namun penyampaiannya harus dilakukan dengan tertib, damai, santun, dan bermartabat.
“Tanpa mengarah segala bentuk tindakan anarkis, vandalisme, maupun perusakan fasilitas publik dalam aksi penyampaian pendapat,” terangnya.
Pihak kampus UPR juga mengajak mahasiswa menjaga ketenangan, persatuan, dan nama baik kampus, serta tidak mudah terprovokasi informasi menyesatkan atau hoaks yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
Baca Juga : UPR Akui Terima Dukungan Pemprov Kalteng
“Kami mendorong mahasiswa untuk menyalurkan aspirasi melalui forum-forum diskusi akademik, dialog terbuka, maupun saluran resmi yang disediakan kampus, dengan mengedepankan nilai keilmuan, akal sehat, dan tanggung jawab moral,” terangnya.
Dan, seluruh civitas akademika didorong untuk berdoa bersama demi bangsa Indonesia, agar diberi kekuatan melewati masa-masa sulit ini, serta mampu mengelola perbedaan dengan bijak demi Indonesia yang adil, maju, dan berdaulat. [Red]














Discussion about this post