Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Perguruan tinggi negeri kebanggan masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) yakni Universitas Palangka Raya (UPR) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di awal tahun 2025 dengan menduduki peringkat ke-53 di Indonesia, peringkat ke-2919 dalam pemeringkatan global 2025, dan masuk dalam TOP 50% di 23 topik penelitian.
Pemeringkatan UPR didasarkan pada 3 faktor, seperti output penelitian (indeks EduRank memiliki 4.877 publikasi akademis dan 20.331 sitasi yang dikaitkan dengan universitas), reputasi non-akademis, dan dampak alumni terkemuka.
Baca Juga :Â Disbudpar Kalteng Dukung Ekspedisi Bukit Baka Bukit Raya Oleh Mapala Comodo UPR
Dalam pemeringkatan yang dirilis oleh EduRank.org, sebuah lembaga pemeringkatan universitas internasional berbasis di Amerika Serikat, dimana EduRank.org melakukan pemeringkatan berbasis metrik independen yang melibatkan 14.131 universitas dari 183 negara. EduRank.org menggunakan basis data makalah ilmiah terbesar di dunia dengan 115.295.786 publikasi ilmiah dan 2.964.008.315 kutipan untuk memeringkat universitas di 246 topik penelitian.
Pemeringkatan yang dilakukan EduRank.org menunjukkan dalam kategori perguruan tinggi negeri, UPR berada pada peringkat 36 dan dalam pemeringkatan kategori perguruan tinggi termasuk perguruan tinggi swasta didalamnya, UPR menduduki peringkat 53. Tidak hanya di tingkat nasional, UPR juga berhasil menembus peringkat global.
Dalam pemeringkatan dunia, UPR menduduki posisi ke-2919. Capaian ini menandakan bahwa UPR memiliki kualitas akademik yang secara signifikan mulai diakui secara internasional.
Pencapaian ini tentunya menunjukan bahwa UPR dalam komintmen serta peranannya menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) di ranah pendidikan tinggi terus menunjukkan konsistensinya untuk menjadi universitas yang mampu bersaing di era globalisasi. Rektor UPR, Prof. Dr. Salampak, M.S, menyampaikan, dengan peringkat yang diraih, pihaknya akan terus berusaha untuk membawa nama UPR agar semakin dikenal luas sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga pada penelitian dan juga pengabdian.














Discussion about this post