Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Program Praktisi Mengajar Universitas Palangka Raya (PPM UPR) menggelar ekspos pelaksanaan kelas kolaborasi, dan digelar di Ballroom Lantai 6 Gedung Pusat Pengembangan Iptek dan Inovasi Gambut (PPIIG) kampus UPR.
Saat membuka kegiatan, Rektor UPR, Prof. Salampak menyampaikan UPR pada tahun 2024 mendapat kesempatan pada PPM ini dengan 60 Kelas Kolaborasi.
Di ungkapkannya, terdapat 18 Program Studi yang terlibat yang berasal dari 7 Fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan 2 Program Studi (Akuntansi dan Manajemen), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan 1 Program Studi (Sosiologi).
Baca Juga : Â Mahasiswa Kedokteran UPR Raih Medali Perak di Lomba Inovasi International IICYMS 2024
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan 8 Program Studi (Pendidikan Biologi, Pendidikan Ekonomi, PAUD, PGSD, PJKR, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Sendratasik, dan Pendidikan Teknik Mesin).
Lalu, Fakultas Kedokteran dengan 1 Program Studi (Tek. Laboratorium Medis). Fakultas Pertanian dengan 2 Program Studi (Agroteknologi dan Budidaya Perairan), Fakultas Teknik dengan 2 Program Studi (Arsitektur dan Teknik Pertambangan) serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahun Alam dengan 2 Program Studi (Biologi dan Farmasi).
Ia mengapresiasi para dosen pengampu yang telah berpartisipasi menghadirkan praktisi dan para pakar industri untuk memperkaya proses pembelajaran di dalam kelas serta mendorong pertukaran ilmu dan keahlian mendalam dan bermakna antar civitas akademika di kampus dan profesional di dunia kerja.
“Apresiasi sebesar-besarnya juga saya sampaikan kepada Tim PPM 4 UPR serta Panitia Ekspose kegiatan kelas PPM 4 atas kerjasamanya, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,” ujarnya.
Dirinya juga menyambut baik kegiatan ekspose kegiatan kelas kolaborasi pada PPM 4 ini, sebab dianggap hal ini dapat memberi informasi bagaimana berjalannya kelas kolaborasi antara dosen pengampu, praktisi, serta mahasiswa pada satu kelas yang sinergi dan partisipatif.
“Saya berharap PPM ini, dapat kita manfaatkan sebaik mungkin karena selain untuk peningkatan kualitas Pendidikan juga berperan sebagai faktor pengungkit dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi yaitu pada indikator kinerja kualifikasi dosen/ pengajar yang berasal dari kalangan praktisi profesional, dunia usaha atau dunia industri (IKU 4), serta pembelajaran dalam kelas (IKU 7),” terangnya.
Sebelumnya, Koordinator Program Praktisi Mengajar UPR, Sri Endang Agustina Rahayuningsih turut menambahkan, Program Praktisi Mengajar 4 pada tahun ini UPR sebanyak 54 praktisi dan 48 dosen ikut berpartisipasi.
Baca Juga : Â UPR dan Kemenlu Gelar Kuliah Umum
“Keikutsertaan UPR sebagai perguruan tinggi pelaksana PPM ini menandakan pengakuan atas dedikasi dan komitmen UPR dalam mendukung pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan tuntutan dunia kerja,” jelasnya.
Dengan demikian, ia menambahkan, UPR siap untuk terus berkontribusi dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. [Red]














Discussion about this post