“Kurikulum harus fleksibel dan responsif terhadap dinamika industri. Mahasiswa perlu dibekali kemampuan inovatif agar siap menghadapi transformasi digital dan ekonomi biru di sektor perikanan,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Prof. Dr. Ir. Tati Nurhayati, M.Si. dari IPB University menekankan perlunya penguatan kolaborasi antar perguruan tinggi untuk riset terapan dan pendidikan berbasis proyek.
“Kita perlu menghubungkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, hasil riset mahasiswa maupun dosen dapat langsung diarahkan untuk menyelesaikan masalah nyata, terutama di sektor pengolahan hasil perikanan dan pengembangan produk inovatif,” katanya.
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Eddy Suprayitno, M.S. dari Universitas Brawijaya mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi lintas disiplin untuk menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, keberlanjutan sumber daya, dan keamanan pangan.
“Diversifikasi produk perikanan harus diarahkan ke produk bernilai tinggi, berbasis teknologi, dan ramah lingkungan. Ini bukan hanya soal industri, tetapi soal masa depan ketahanan pangan bangsa,” tegasnya.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan Pelantikan Pengurus MPHPI Korwil Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, sesi paralel paper presentation yang diikuti 58 pemakalah dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset di Indonesia, serta Gelar Produk Inovasi yang menampilkan hasil karya dosen, mahasiswa, dan pelaku industri dari berbagai daerah.
Baca Juga : Kolaborasi UPR–UNM Hasilkan Aplikasi Pertanian Digital Berbasis Komunitas
Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Dr. Firlianty menyampaikan harapan agar forum ini menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan di bidang riset, pendidikan, dan inovasi perikanan.
“Dari Palangka Raya, kami ingin mengirim pesan bahwa masa depan perikanan Indonesia ada di tangan riset, inovasi, dan kerja sama yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi lintas sektor, kita bisa mewujudkan perikanan yang mandiri, inovatif, dan mensejahterakan,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post