Bagi warga Selunuk, persoalannya bukan sekadar menerima penjelasan, melainkan memastikan tuntutan utama benar-benar diwujudkan.
Tenggat 9 November Menjadi Ujian Komitmen
Surat komitmen yang ditandatangani pada 9 Oktober 2026 memberikan tenggat sekitar satu bulan bagi upaya penyelesaian. Dengan demikian, sekitar 9 November 2026 menjadi waktu penting untuk menilai perkembangan konkret dari janji tersebut.
Namun, terdapat satu hal mendasar: PT BAP tidak ikut menandatangani surat komitmen yang dibuat pemerintah bersama warga. Karena itu, realisasi kesepakatan masih bergantung pada hasil pembicaraan lanjutan dan kesediaan perusahaan menyetujui skema yang ditawarkan.
Agustiar menyatakan perusahaan telah menunjukkan kesediaan dalam pembicaraan. Bupati juga menyebut proses menuju finalisasi masih berlangsung. Meski begitu, kepastian tersebut perlu diuji melalui dokumen kesepakatan dengan perusahaan dan pelaksanaan yang dapat diverifikasi.
Permintaan konfirmasi kepada PT BAP mengenai tuntutan plasma dan komitmen pemerintah belum memperoleh tanggapan hingga naskah ini disusun.
Baca Juga :Â Silk Road (Jalur Sutra) Gubernur Kalteng : Amankan Warga Kotim dan Seruyan, Bara Sebabi Vs PT BAP Masuk Meja Mediasi
Sementara itu, aksi warga di kawasan perusahaan juga berlangsung di tengah persoalan yang melibatkan desa-desa lain. Warga Bangkal, Selunuk, Rungau Raya, dan Terawan sebelumnya telah menyuarakan tuntutan plasma 20 persen. Belum seluruh kelompok warga menyampaikan sikap resmi terhadap surat komitmen yang ditandatangani pada Jumat tersebut.
Sapriyadi mengatakan warga Bangkal akan kembali bermusyawarah jika tenggat berakhir tanpa kepastian. Langkah selanjutnya dapat berupa jalur hukum maupun kembali menggelar aksi, tetapi keputusan akan dibahas bersama masyarakat dan unsur pemerintahan desa.
Kini, tantangan pemerintah bukan lagi sekadar membubarkan tenda atau meredakan ketegangan. Tantangan sesungguhnya adalah memastikan komitmen tertulis berubah menjadi pelaksanaan yang terukur.
Bagi warga, satu bulan ke depan akan menjadi penentu: apakah janji penyelesaian plasma 20 persen akhirnya menemukan jalan realisasi, atau perjuangan di Km 79 kembali berlanjut.
Bola kini berada di meja perundingan pemerintah dan PT BAP. [Red]














Discussion about this post