Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah (Kadishub Kalteng), Yulindra Dedy mengungkapkan hingga saat ini pihaknya masih memiliki pekerjaan rumah terkait maraknya angkutan yang tidak mengantongi izin resmi.
“Angkutan-angkutan ilegal ini utamanya yang masuk kategori Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP),” katanya kepada awak media, Kamis (6/11/2025).
Baca Juga :Â Dewan Barsel Dukung Pembangunan Kantor UPTD Dinas Perhubungan
Dijelaskannya, AJDP tersebut seperti travel-travel, sehingga pihaknya terus mendorong masyarakat untuk semakin memahami dan bijak dalam memilih alat tranfortasi yang berizin.
“Karena angkutan yang berizin ini terdapat banyak jaminan dan kenyamanan yang diberikan seperti dari asuransi, sebab bekerjasama langsung dengan Jasa Raharja,” terangnya.
Pihaknya menyebutkan bahwa travel tidak berizin merupakan taksi gelap. Dan, untuk menekan pertunbuhan munculnya travel tak berizin ini, pihaknya menguatkan sinergitas dengan Dirlantas dari Kepolisian dalam melakukan penertiban.
“Kalau yang cukup banyak tidak berizin ini angkutan travel. Untuk Kalteng sendiri kurang lebih baru ada tiga (3) angkutan AJDP angkutan travel, dan sisanya sebagian besar itu belum berizin,” bebernya.
Ia juga menerangkan, bagi para pelanggan yang menggunakan jasa travel yang tidak berizin berdampak pada tidak terjaminnya keselamatan dan kenyamanan.
“Kemudian, dari sisi asuransi juga belum tertutupi secara maksimal. Karena kadang-kadang kita tidak tau harus kemana kalau ada masalah,” ucapnya.
Baca Juga :Â Ingatkan Dinas Perhubungan Untuk Season Penyeberangan
Ia menambahkan, jika travel sudah berizin, semua jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, mulai dari kantor, koordinator penanggujawabnya siapa, sehingga jika terdapat rasa yang kurang nyaman, maka pelanggan akan dimudahkan saat mengajukan komplen.
“Kalau taksi atau travel ilegal ini kan jika kita diturunkan ditengah jalan juga ngarus ngadu kemana. Nah ini kita minta masyarakat betul-betul cerdas dan paham untuk memilih angkutan yanv berizin,” tutupnya.[Red]














Discussion about this post