Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Semula, ada dua titik jalan yang rusak parah di jalan utama Ampah, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah. Yaitu di depan Kantor Pos Ampah dan beberapa meter tak jauh dari situ, adalah di depan banguna pertokoan.
Genangan air yang menutupi jalan, seringkali menjebak para pengendara sepeda motor yang melewati saat musim hujan tiba. Tak jarang, jika pengendara sepeda motor itu berasal dari luar kota dan tidak hafal jalan.
Namun terlihat tadi, titik rusak di depan bangunan pertokoan itu telah dicor. Menurut informasi, titik itu sudah diperbaiki warga secara swadaya. “Kalau menunggu penanganan pemerintah daerah, lama, Mas. Keburu tambah rusak, dan bisa-bisa jatuh korban,” ucap Hasan, salah seorang warga Ampah.
Baca Juga : Komisi IV Minta Pemkab Kotim Perhatikan Drainase dan Anak Sungai untuk Cegah Banjir
Sementara salah seorang warga lain, menerangkan bahwa titik rusak yang selalu berair di depan Kantor PT Pos Indonesia Ampah, terjadi karena banyak faktor.
“Selain keroposnya aspal akibat lalu lalang kendaraan bertonase berat, juga akibat luapan air di drainase yang rusak. Kenapa drainase tidak berfungsi, ya karena banyaknya bangunan baru berbahan beton berdiri,” ucap lelaki yang bekerja di sebuah instansi dan tak mau disebut namanya ini.
Dia juga mempertanyakan apakah bangunan-bangunan yang berdiri tidak melalui analisis lingkungan dulu.
Baca Juga :Anggota DPRD Kapuas Minta Pemkab Perhatikan Drainase Kota
“Seharusnya otoritas setempat lebih tegas lagi dalam mengawasi berdirinya bangunan permanen di seputaran Ampah Kota ini. Bukan hanya ijin mendirikan bangunan (IMB)nya, tapi juga perkiraan dampaknya ke lingkungan,” kritiknya halus memberi masukan.
Pemantauan Kaltengtoday.com sendiri menunjukkan bahwa akibat rusaknya jalan, yang juga selalu tergenang air ini, kerap menjadikan lalu lintas jadi terhambat. Apalagi jika ada mobil angkutan yang berhenti seenaknya di bahu jalan. [Red]














Discussion about this post