Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Pekerjaan menjadi kurir barang dari jasa ekspedisi, ternyata cukup diminati sebagian besar anak muda di Kabupaten Barito Timur.
Salah satu alasannya, karena tingkat belanja online masyarakat pun cukup tinggi. Dan untuk mendaftar pun tak diperlukan terlalu banyak persyaratan yang ribet.
Baca Juga :Â Kolaborasi UPR dan Masyarakat Adat, Ekspedisi Bukit Raya Berhasil Tuntaskan Misi
“Paling fotokopi ijazah, pas foto , surat lamaran, habis itu diwawancara. Malah lebih ribet sebuah koperasi simpan pinjam yang malah meminta ijazah asli. Langsung saya yang batal mendaftar. Memangnya pegawai negeri? Pakai ijazah asli segala, ” papar A Rizal, salah seorang warga Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur tadi (Jumat, 3/4/226).
Sama seperti Rizal, Didi, pemuda asal Ampah, Kecamatan Dusun Tengah mengaku dari hasil menjadi kurir antar barang ini lumayan untuk lajang seperti dirinya.
“Kebetulan pada dasarnya saya suka jalan-jalan dan main ke rumah orang. Jadi pekerjaan ini pas saja buat saya. Apalagi, gajinya setara UMR . Malah lebih sedikit. Cukup lah. Kecuali niatnya mau melamar Amanda Manopo, ya jelas tidak cukup, ” celotehnya.
Baca Juga :Â Pelaku Pembunuhan Sopir Ekspedisi di Katingan Divonis Seumur Hidup
Namun demikian, ada risiko cukup besar yang harus mereka hadapi. Yaitu jika barang yang dipesan tidak ditebus dalam jangka tiga hari, atau barang yang dibawa rusak.
“Tapi itu jarang sekali terjadi. Di daerah kita, 99% pemesan, konsekuen membayar dengan sistem COD. Beda di daerah lain, luar pulau sana, di mana kita sering dengar pemesan ngotot tak mau bayar COD dengan alasan yang macam-macam, ” kata Rizal. [Red]














Discussion about this post