Kaltengtoday.com, Pulang Pisau – Tim Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Universitas Palangka Raya (FPKP UPR) menyelenggarakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
PkM kali ini bertajuk “Digitalisasi Pencatatan Keuangan Berbasis Aplikasi Android dan Web bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bertempat di Desa Tuwung”, Kabupaten Pulang Pisau Rabu, (7/10/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi finansial para UMKM lokal di Desa Tuwung agar beralih dari pembukuan manual ke sistem digital yang lebih rapi, akurat, dan efisien, berbasis android dan web.
Baca Juga : Jabat Rektor UPR, Prof Bhayu Rhama: Kami Merangkul Semua
Pelatihan yang dipusatkan di Gedung Sanggar Seni Desa Tuwung tersebut diikuti oleh perwakilan dari berbagai kelompok usaha (madu kelulut, anyaman rotan, peternakan dan budidaya jamur), aparatur pemerintah desa setempat serta dosen dan mahasiwa Prodi Agribisnis, FPKP UPR.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Desa (Kades) Tuwung, David Faisal Anderson, didampingi Ir.Pordamantra, M.Eng selaku Ketua Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Prodi Agribisnis.
David Faisal menyampaikan apresiasi atas menyambut dengan baik kegiatan tersebut.
“Kolaborasi dengan akademisi UPR dapat diarahkan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Desa Tuwung yang merupakan desa binaan FPKP UPR,” katanya.
Ia menjelaskan, akademisi turun langsung mendampingi kelompok usaha dalam melakukan pencatatan keuangan secara digital berbasis Andorid dan Web yang belum perbah mereka lakukan sebelumnya.
Ketua Tim PkM Prodi Agribisnis FPKP UPR, Aswan Adi, mengungkapkan, persoalan paling umum yang dihadapi pelaku usaha di pedesaan adalah bagaimana mengelola keuangan secara terstruktur, akuntabel dan laporan keuangan yang benar.
“Dengan beralih dari pencatatan manual ke digital, proses pengelolaan keuangan menjadi lebih cepat, akurat, dan mudah diakses kapan saja serta mendukung transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik”, ujarnya.
Baca Juga : FMIPA UPR Gandeng ITB, Perkuat SDM, Riset, dan Inovasi
Melalui aplikasi berbasis Android dan web, khususnya aplikasi SIAPIK dari Bank Indonesia, kelompok usaha dapat langsung mencatat seluruh transaksi keuangan usaha lewat ponsel pintar mereka.
Sedangkan, laporan keuangan pun bisa ditarik secara otomatis untuk melihat kondisi finansial usaha secara secara riil.
Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis dan digunakan kapan saja (aplikasi android dan web), memudahkan masyarakat mencatat setiap transaksi keuangan harian dengan mudah dan akurat.
Materi pelatihan yang disampaikan oleh Tri Yuliana Eka Sintha, dirancang praktis dan interaktif, dimulai dari pengenalan pencatatan keuangan dan laporan keuangan, digitalisasi laporan keuangan, hingga pengenalan aplikasi SIAPIK dari Bank Indonesia beserta pembuatan akun dan praktek pencatatannya, baik berbasis android maupun web.
Baca Juga : UPR Sesuaikan Struktur Organisasi, Sejumlah Pejabat Dilantik
Program pengabdian ini ditutup dengan sesi praktik pembuatan akun bisnis dan diskusi langsung terkait digitalisasi pencatatan keuangan.
Tim PkM Prodi Agribisnis FPKP UPR berkomitmen terus menjalin komunikasi dan diskusi berkala guna memantau kelancaran adopsi sistem digital ini hingga pelaku usaha di Desa Tuwung dapat menerapkannya pada kelompok usaha masing-masing.[Red]














Discussion about this post