Kaltengtoday.com, Entertainment – Tren horor lokal nampaknya masih menjadi primadona bagi masyarakat. Hal ini terbukti dari masifnya antusiasme warga Pelaihari, Tanah Laut, terhadap pemutaran film “Kuyank: Saranjana The Prequel”. Salah satu lokasi penjualan tiket resmi, Royal Fried Chicken di kawasan Angsau, terpantau dipadati calon penonton yang tidak ingin melewatkan momentum penayangan film ini.
Sejak loket dibuka, antrean pembeli terus mengalir demi mendapatkan akses menonton yang akan diselenggarakan pada 10 – 12 April 2026 di Gedung Sarantang Saruntung, Kantor Bupati Tanah Laut.
Baca Juga : Fakta-Fakta Film Tanah Dayak: Angkat Latar Tragedi Sampit, Tuai Pro Kontra Netizen
Respons Positif di Luar Ekspektasi
Harry Yadi, pemilik Royal Fried Chicken yang juga bertindak sebagai pelaksana kegiatan, mengungkapkan bahwa sambutan publik jauh lebih besar dari perkiraan awal.
“Alhamdulillah, warga sangat antusias. Royal Fried Chicken menjadi salah satu titik yang paling ramai didatangi pembeli tiket sejak awal dibuka,” ujar Harry, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiasi program Bioskop Banua. Harry dipercaya menjadi pelaksana di wilayah Pelaihari setelah menerima mandat langsung dari pihak rumah produksi dan sutradara Johansyah Jumberan.
Detail Tiket dan Akses Penonton
Bagi masyarakat yang berencana menonton, harga tiket dipatok sebesar Rp35.000 per orang (sudah termasuk pajak). Film ini dapat dinikmati oleh penonton berusia 6 tahun ke atas, namun tetap dengan ketentuan wajib didampingi oleh orang tua.
Baca Juga : Harmoni Keberagaman: Rekomendasi Film tentang Etnis Tionghoa-Muslim
Selain di Royal Fried Chicken, tiket juga dapat diperoleh di beberapa titik strategis lainnya:
- Toko Kue It’s My Wadai (Jl. Datu Daim)
- Gerobak Kopi Hari Ini (Jl. H. Boejasin)
Mendorong Pertumbuhan Industri Kreatif Lokal
Kehadiran film ini tidak hanya diproyeksikan sebagai sarana hiburan bagi warga, tetapi juga diharapkan menjadi pemantik bagi pertumbuhan industri film lokal di Kabupaten Tanah Laut. Dengan tingginya animo penonton, diharapkan ekosistem kreatif di daerah ini semakin berkembang dan mendapatkan apresiasi yang layak di masa depan.
Jangan sampai kehabisan tiket, pastikan Anda segera mengamankan kursi untuk menyaksikan kisah mistis yang sudah sangat dinantikan ini [Red]














Discussion about this post