Kalteng Today – Sampit, – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) diminta tegas terkait kebijakan pembebasan retribusi parkir di sejumlah ruas jalan di Kota Sampit, tetapi sejumlah juru parkir yang masuk Zona pembebasan retribusi masih melakukan pemungutan.
“Kebijakan pembebasan retribusi parkir di zona yang sudah ditetapkan ternyata tidak berjalan dengan baik, karena praktiknya masih ada pungutan parkir dilakukan petugas dizona tersebut,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotim Muhammad Kurniawan Anwar, Senin (20/7/2020).
Menurutnya pemerintah daerah jangan hanya melakukan pemantauan terhadap zona yang digratiskan itu, dan juga menindak tegas kalau ada pungutan parkir di wilayah yang telah ditetapkan dalam aturan tersebut, Kalau memang benar itu aturan larangannya.
“Kami berharap pemerintah daerah bisa komitmen dengan aturan mereka yang telah keluarkan, kalau ada yang pungut parkir di wilayah zona yang digratiskan, harus ditindak tegas karena itu merupakan pungutan liar,” ungkap Kurniawan
Politisi Partai Amanat Nasional ini juga mengatakan pemerintah daerah melalui instansi terkait, harus serius menjalankan perannya untuk memberantas pungutan liar (pungli) sampai ke akar-akarnya apalagi yang berhubungan dengan pelayanan publik di Kabupaten Kotim ini.
“Masalah parkir gratis ini juga banyak dikeluhkan masyarakat, Kalau ada pungli itu jangan dibiarkan, hal ini sangat merugikan masyarakat, apalagi berhubungan dengan pelayanan publik,” sampai Kurniawan.
Baca Juga: Penyaluran BST Desa Tanjung Jaringau Dinilai Tidak Merata dan Salah Sasaran
Dirinya juga mempertanyakan terkait parkir rumah sakit, seharusnya parkir tersebut dikelola oleh Dinas Perhubungan, tetapi selama ini parkir tersebut dikelola oleh pihak rumah sakit sendiri melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) melalui pihak ketiga.
“Walaupun dikelola pihak rumah sakit melalui BLUD tetapi mekanismenya harus sesuai aturan seperti proses lelang nya harus terbuka, karena selama ini prosesnya tidak pernah dipublikasi, hal ini juga untuk meningkatkan pendapatan asli daerah,” Tutupnya. [Red]














Discussion about this post