Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Dari laporan harian per 26 Maret 2026, tercatat sebanyak 443 peserta dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar vaksinasi Human Papillomavirus (HPV). Hal ini menunjukkan adanya atensi positif. Apalagi, 325 orang di antaranya telah melakukan pembayaran. Dan ini pun diperkirakan terus bertambah, apalagi dengan masa pendaftaran yang diperpanjang.
Baca Juga : Rabies Muara Teweh: DPRD Barut Desak Sosialisasi Vaksinasi Hewan Peliharaan
Adapun berdasar pembagian wilayah, Zona 1 yaitu Kecamatan Dusun Timur) menjadi penyumbang terbanyak dengan 296 pendaftar. Kemudian Zona 2 (Kecamatan Banua Lima, Awang, dan Patangkep Tutui) sebanyak 67 orang. Lalu Zona 3 (Pematang Karau, Dusun Tengah, dan Raren Batuah) ada 49 pendaftar, serta Zona 4 (Paju Epat, Karusen Janang, dan Paku) terdaftar 31 orang.

Namun demikian, jika dilihat dari target, masih banyak ASN yang belum mendaftar/ Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Barito Timur pun terus melakukan upaya agar partisipasi meningkat. Salah satu cara adalah memperpanjang masa pendaftaran. Yang tadinya akan ditutup pada 5 April 2026 kini diperpanjang hingga 12 April 2026.
Bupati Barito Timur Drs M Yamin MBA, pada rilis pers hari ini (Jumat, 27/3/2026) mengimbau ASN perempuan beserta kerabatnya untuk cepat berpartisipasi Karena, vaksinasi HPV merupakan langkah strategis dalam mencegah kanker serviks atau kanker leher rahim, yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan.
Baca Juga : Modern Cancer Hospital Guangzhou Tawarkan Harapan Baru bagi Penderita Kanker di Palangka Raya
“Ini upaya nyata kita dalam melindungi kesehatan perempuan, khususnya ASN dan keluarga. Maka, mari manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, Saya juga meminta seluruh pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, hingga camat untuk aktif mengajak serta memberikan pemahaman kepada ASN di lingkungannya masing-masing. Nanti, para pegawai yang mengikuti vaksinasi, akan diberikan izin atau dispensasi waktu sesuai jadwal pelaksanaan,” urai Yamin. [Red]














Discussion about this post