Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Beberapa petani di Desa Siong, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, menghadapi masalah dengan tanaman lombok/cabai di lahan mereka yang mendadak layu.
Menanggapi hal ini, pihak penyuluh pertanian setempat dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Paju Epat pun segera melakukan pendampingan pada petani. Mereka turun ke lapangan dan meneliti penyebabnya.
Seperti yang dikutip dari video BPP Paju Epat, kelayuan pada tanaman cabai itu adalah karena jamur. Dan sebagai solusinya mereka akan memberikan fungisida agar jamur tak menular ke tanaman cabai lainnya.
Baca Juga :Â Sambut Suksesi Swasembada Pangan, Sunarti Sebut Penyuluh Pertanian di Kalteng Siap
Meski tak banyak, kasus ini juga menimpa beberapa pohon cabai petani atau warga masyarakat penanam cabai lainnya di Bartim. Ada yang malah pohonnya tiba-tiba layu dan mati.
Dikutip dari beberapa laman yang layak dipercaya, jamur penyebab utama lagunya tanaman cabai ini adalah Fusarium Oxysporum. Serangannya adalah pada akar dan pembuluh tanaman.
Akibat serangan jamur ini, tanaman memang jadi layu, daunnya menguning dan mati. Utananya ketika tanah lembab. Dan selain Fusarium, ada jamur lain yang bersifat sama. Yaitu Sclerotium Rogsii (busuk barang) serta Phytophthira (Hawar/busuk akar).  [Red]














Discussion about this post