Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Dibanding tahun-tahun sebelumnya, level antusiasme masyarakat terhadap Festival Budaya Jari Janang Kalalawah (Jajaka) Barito Timur 2025 ini terasa lebih meningkat. Hal itu terlihat dari ramainya kerumunan massa waktu pawai pembukaan kemarin (Rabu, 27/8/2025) serta upload warga lewat media-media sosial mereka.
Baca Juga : Festival Budaya Nansarunai Jajaka 2024 Bakal Digelar. Perlu Diperluas Skup/Cakupannya?
Tapi tak hanya itu, Andre dan Risma, dua mahasiswi Bartim yang kuliah di Palangka Raya, mengakui jika tahun ini memang terlihat antusiasme masyarakat meningkat. “Secara pasti tidak tahu ya. Tapi bisa juga ini era sadar budaya leluhur. Lihat itu, ada saudari-saudari kita yang mengenakan kostum tradisional Dayak, dengan tetap memakai hijab mereka. Ini fenomena yang perlu dicatat di Bartim, dan tentu saja harus semakin ditingkatkan,” komentar mereka tadi (Kamis, 28/8/2025)
Festival Jajaka Bartim 2025 kali ini, mengusung tema Spirit of Lewu Hante Culture, dimana dimaknai sebagai symbol identitas budaya, yang mewakili sejarah, warisan leluhur dan harmoni dalam keberagaman masyarakat Barito Timur.
Baca Juga : Festival Budaya Jadi Ajang Melestarikan Budaya
Menurut Ketua Panitia Festival Jajaka Bartim 2025, Dra Herawani, kegiatan ini merupakan agenda rutin Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Barito Timur dengan dukungan anggaran daerah serta CSR PT Adaro Indonesia
“Untuk tahun ini, festival diikuti 487 peserta yang akan berkompetisi dalam 11 cabang lomba, di antaranya Raden Ninu, Pawai Budaya, Ipuru, Lawang Sakepeng, Fashion Carnaval, Lukis Ornamen, Pagelaran Tari Daerah, Balogo, Bakahing, Nipet, dan Pangianan Sukup Simpan,” tuturnya. [Red]














Discussion about this post