Kaltengtoday.com, Â Palangka Raya – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi mendorong agar pemerintah daerah agar bekerja lebih ekstra untuk dapat merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun ini secara optimal.
Ia menjelaskan, PAD tahun 2026 ini ditetapkan sebesar Rp359 Miliar lebih, di mana angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2025 lalu yang hanya ditargetkan sebesar Rp339 Miliar.
âKenaikan ini tidak hanya soal angka ataupun target, tetapi ada tuntutan kerja keras dari semua pihak supaya apa yang dibuat itu bisa terealisasi,â katanya, Sabtu, (14/3/2026).
Baca Juga :Â Rahasia Manifestasi Cepat dalam 24 Jam, Kuncinya Ada pada Pikiran yang Tenang
Kenaikan target PAD ini sebagai upaya pemerintah dan DPRD untuk mencari sumber-sumber pembiayaan pembangunan sekaligus bentuk respon terhadap penurunan APBD akibat pemangkasan Dana Transfer ke Daerah dari pemerintah pusat.
Politikus senior Partai Golkar ini menjelaskan, APBD Kota Palangka Raya tahun 2025 sebesar Rp1,4 Triliun turun menjadi Rp1,2 Triliun di tahun 2026, atau berkurang sekitar Rp200 Miliar.
âKarena itu DPRD bersama pemerintah berupaya menutup penurunan itu dengan cara menaikan target PAD. Tujuannya apa? Karena dengan tambahan ini pembangunan bisa tercover semua,â ucapnya.
Ia mengharapkan apa yang menjadi target ini bisa disikapi dengan mengoptimalkan sumber-sumber potensial serta mengatasi kebocoran pendapatan, sehingga di akhir tahun anggaran target PAD bisa terpenuhi atau terlampaui.
âDPRD tentu akan turut mengawasi dan memberi masukan kepada pemerintah supaya apa yang jadi program kerja bersama ini bisa terlaksana dengan baik,â tutupnya. [Red]














Discussion about this post