Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggelar Rapat Pembahasan Skema (SKIM) Kredit UMKM Haguet Tahun 2026, bertempat di Ruang Rapat Bajakah Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Senin (20/4/2026).
Rapat dipimpin oleh Plt. Asisten II Setda Kalteng, Darliansjah dan sekaligus ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya guna memastikan perbaikan, sinkronisasi, dan harmonisasi terhadap skema kredit UMKM yang akan dijalankan.
Baca Juga : Kick Off Road to Dekranas 2026, Jadi Tantangan Untuk UMKM di Bartim
“Program ini dirancang untuk mendorong pelaku usaha mikro dan kecil agar semakin produktif serta mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tuturnya.
Selain itu, skema ini diharapkan dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di Kalimantan Tengah.
“Pelaksanaan program ini harus mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan mitigasi risiko yang baik, sehingga tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) dapat dijaga di bawah 3 persen,” ucapnya.
Baca Juga : Kopdeskel Merah Putih (KDMP) Diharapkan Bisa Jadi Ajang Produktif UMKM dan Ekonomi Kreatif Lain
Ia menambahkan, dari sisi regulasi, dukungan Otoritas Jasa Keuangan sangat diperlukan, termasuk mengacu pada ketentuan seperti POJK Nomor 19.
“Ini juga akan membuka peluang mengadopsi praktik terbaik dari daerah lain, khususnya dalam pengembangan skema berbasis sharing interest,” tutupnya.[Red]














Discussion about this post