Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Pementasan teater ataupun drama, dan baca puisi, selama ini kebanyakan masih hanya menjadi bagian dari kegiatan seni di sekolah saja. Kebanyakan hanya di skup kecil acara-acara tertentu, seperti perpisahan, kegiatan perkemahan pramuka, atau lainnya. Belum dikemas lebih elegan, semisal di acara pentas seni umum.
Baca Juga : Mengenal Film Animasi Spirited Away dari Studio Ghibli yang diadaptasi ke Drama Teater
Selain anak-anak muda yang menggemari masih hanya sedikit, para penggeraknya pun bisa dibilang hanya segelintir yang mau terjun intens. Hal ini membuat seni drama, teater dan puisi, di Kabupaten Barito Timur, masih begitu asing di kalangan masyarakat umum.
Farida SPd, salah seorang tenaga pendidik di Bartim, yang getol menciptakan puisi dan melatih tari modern para siswa (saat mengajar di SMAN 1 Tamiang Layang), pernah mencurahkan keinginannya untuk menghidupkan seni drama, teater dan puisi. Namun karena kesibukan lain, apalagi sekarang ia mendapat amanah untuk mengelola SMAN Paju Epat, keinginannya itu masih hanya sebatas impian yang menyala.
“Coba kapan-kapan kita membuat pementasan puisi, teater atau drama. Meski penontonnya tak sebanyak pementasan seni lainnya, tapi tidak masalah. Karena yang penting cara mereka mengapresiasi,” ujarnya saat itu.
Baca Juga : FEB UPR Gelar Workshop Akademik
Sementara menurut Maidi, seorang warga Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, kegiatan seni apapun, jika ditampilkan secara rutin, akan dikenal masyarakat dan lama-lama pasti akan punya pasar sendiri.
“Kita yang harus menciptakan pasar itu. Saya pernah diskusi dengan pelaku seni dari kabupaten tetangga, yaitu Barito Selatan, yaitu almarhum Suparman. Bagaimana membuat pementasan puisi jadi diminati, minimal dilirik orang? Caranya, ya kita mulai dari skala kecil dulu. Tebalkan muka, tebalkan nyali. Pentas sendiri, di lapangan kecil atau trotoar pun jadi. Sebab kalau menunggu momen besar, sulit sekali. Harus kita yang memulai,” tuturnya tadi (Kamis, 7/8/2025) panjang lebar. [Red]














Discussion about this post