“Orang adat, marwah orang adat tidak dihargai,” ujarnya.
Peringatan Ketua Majelis
Ketua Majelis Kerapatan Mantir Basara Hai, Wawan Embang, turut berada di lokasi.
Di tengah situasi tersebut, Wawan menyampaikan sebuah kalimat dalam bahasa Dayak.
“Kareh tatu hiang mantehau tahaseng ewen tuh,” ucap Wawan.
Kalimat tersebut diterjemahkan sebagai, “nanti leluhur memanggil napas mereka itu.”
Pernyataan itu disampaikan dalam konteks pandangan spiritual yang melekat pada hukum adat dan forum Basara Hai.
Bagi para pemangku adat, proses persidangan tidak hanya berkaitan dengan sengketa secara administratif, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap adat dan kelembagaan yang menjalankannya.
Baca Juga : Ditegur Majelis karena Mangkir, PT BAP Hadapi Tuntutan Rp3,78 Triliun di Basara Hai
“Bukan Garong Kami di Sini”
Setelah cukup lama menunggu, Hermas kembali mempertanyakan apakah rombongan diperbolehkan masuk ke kawasan kantor.
“Bisa gak kami ini masuk?” tanyanya.
Sekuriti menyampaikan bahwa dirinya tidak berani memberikan izin karena tidak ada pejabat yang dapat ditemui di dalam.
Hermas kembali menegaskan bahwa persoalannya bukan ada atau tidaknya pimpinan di dalam kantor.
“Saya tanya kamu, bisa gak kami ini masuk?” desaknya.
Ketika kembali mendapat jawaban yang sama, Hermas mengatakan pihaknya hanya ingin mengetahui apakah prosedur perusahaan memang melarang mereka masuk.
“Kalau SOP-nya memang gak bisa biar kami tahu,” katanya.
Ia juga menegaskan rombongan tidak datang untuk membuat kerusakan.
“Gak mau ngerusak-rusak loh kami di sana. Masa kami orang tua disuruh berdiri seperti ini? Etika yang mana yang diambil dari perusahaan ini. Ini tokoh-tokoh adat semua loh,” ujarnya.
Kemudian terlontar kalimat yang menjadi salah satu momen paling keras dalam pertemuan tersebut.
“Bukan garong kami di sini,” kata Hermas.
Meski kecewa, Hermas mengatakan dirinya memahami sekuriti hanya menjalankan perintah.
“Marah sama kalian percuma loh, karena kalian di bawah perintah. Saya paham, tapi saya mau tahu saja SOP-nya seperti ini saja apa bagaimana,” katanya.














Discussion about this post