Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Meski tidak terpublikasi secara gencar, nyatanya beberapa pendidikan non formal di Kabupaten Barito Timur, baik yang berbentuk kelembagaan maupun perorangan, menunjukkan eksistensinya. Bahkan bertambah perlahan, meski tidak signifikan. Dari kursus menjahit/bordir, kursus mengemudi, bengkel/las, bimbingan belajar sampai menari balet, memberikan variasi pilihan pada para orangtua untuk mengarahkan bakat dan minat anak mereka.
Baca Juga : Pendidikan Modal Utama Masa Depan Kalteng
Dari beberapa laman bertema edukasi dikatakan, bahwa pendidikan nonformal berperan vital dalam pembangunan bangsa . Mereka melengkapi, menambah, dan menggantikan pendidikan formal, terutama dalam mengembangkan keterampilan praktis, meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang putus sekolah, memperkuat karakter, serta mendorong literasi, kewirausahaan, dan kesadaran akan isu-isu global seperti pembangunan berkelanjutan (ESD) melalui program fleksibel baik secara kelompok maupun individual.
“Contohnya adalah PKBM, sanggar belajar, hingga majelis taklim. Ini semua merupakan bagian dari proses menciptakan sumber daya manusia yang lebih adaptif dan berdaya saing,” sebut laman-laman tadi.
Menurut Ny Yenny, warga Tamiang Layang, ia sudah membiasakan diri pada anak-anaknya, untuk kursus selain berekstra kurikuler di sekolah, sebagai bekal keterampilan. Baik untuk jenjang pendidikan selanjutnya, ataupun di kehidupan nyata pasca selesai sekolah.
“Ada yang les matematika, Bahasa Inggris, menari, dan gitar plus nyanyi. Semua saya dukung, lantaran saya ingin mereka punya keterampilan yang berguna sebagai bekal mereka kelak. Apakah di bangku SMA/kuliah, atau di kehidupan nyata,” jelas nya, siang tadi (Senin, 19/1/2026).
Baca Juga : Palangka Raya Tekan Kemiskinan, Tantangan Pendidikan dan Akses Kerja Masih Mengemuka
Beberapa lembaga pendidikan non formal berupa kursus bersertifikat, yang masih ada saat ini di Tamiang Layang antara lain LPK Kelua Mandiri (kursus mengemudi), LPK Hijau Muda Mandiri (kursus las/montir/bengkel dan lain-lain), LPK Wihellie (kursus komputer dan menjahit), serta beberapa lagi.
Mereka, kerap kali tercatat menjalin kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Barito Timur, dalam rangka mengangkat SDM generasi muda, serta mengurangi angka pengangguran. [Red]














Discussion about this post