Kalteng Today – Sampit, – Proses belajar mengajar pada saat pandemi Covid-19 dilaksanakan oleh beberapa sekolah yang dinyatakan siap dan sesuai dengan syarat dari Tim Satgas Covid-19 Kotim.
Dari pantauan Kaltengtoday dibeberapa sekolah, dari SMPN 3 dan SMPN 1 siswa sudah aktif belajar.
Namun, hanya sekitar 2 jam saja siswa diberikan mata pelajaran oleh guru disekolah dalam satu harinya. Dan sistem belajar juga menggunakan sistem sift alias bergantian. Bagi orang tua yang keberatan anaknya sekolah tatap muka, digunakanlah sistem daring untuk belajarnya.
Ni Putu Ganeswari (13) siswa SMPN 1 kelas 7 ruang 8 mengatakan sangat bersemangat belajar meski suasana belajar berbeda sebelum adanya pandemi Covid-19. “Jujur untuk belajar lebih baik tatap muka, karena kita bisa bertanya dengan guru lebih leluasa dari pada sistem daring,” jelasnya kepada Kaltengtoday, Selasa (10/11).
Dikatakan siswa yang duduk di kelas 7 ruang 8 ini pada saat belajar sistem daring atau via zoom ada juga bantuan dari pemerintah daerah membeli paket data sebanyak 35 Gb. “Namun jika dilihat efektif dan menyerap ilmu itu lebih nyaman tatap muka,” ungkapnya.
“Kami tetap semangat belajar, namun takut jika berkerumunan,”ucapnya dengan nada lirih.
Baca Juga:Â 1.913 Sertifikat Tanah Diberikan Kepada Masyarakat Barsel
Meski belajar hanya 2 sampai 3 jam saja. Dirinya merasa lebih semangat di sekolah. “Jika tidak salah 2 minggu untuk pertemuan tatap muka itu dilaksanakan pihak sekolah. Secara pribadi, saya sangat senang dan semangat belajar tatap muka ketimbang daring,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post