KaltengToday – Sampit, – Sejumlah Legislator DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur ramai mendukung aksi pemberantasan peredaran minuman keras ilegal yang dilakukan oleh Wakil Bupati Kotim Irawati belum lama ini. Mayoritas politisi di lembaga legislatif tersebut sepakat jika peredaran miras harus ditertibkan karena sudah sangat meresahkan.
Pernyataan pertama diutarakan oleh Ketua DPRD Kotim Dra. Rinie Anderson, ia menilai peredaran miras di Kotim sudah pada tingkat sangat mengkhawatirkan. Apalagi gerakan dari masyarakat kini mulai terlihat untuk mendukung pemerintah melakukan pemberantasan secara aktif.
“Saya menilai ini sudah pada tahap yang sangat mengkhawatirkan, sehingga kita mendukung langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur untuk penertiban sekaligus pemberantasan,” kata Rinie, (22/6/2021) di Sampit.
Rinie mengaku kaget melihat video viral terkait kejadian adu mulut Wakil Bupati Irawati dengan pria yang diduga penjual minuman keras pada Rabu, 16 Juni 2021 malam.
Ia prihatin melihat wakil bupati diperlakukan seperti itu padahal menjalankan tugas melindungi masyarakat dari dampak buruk minuman keras. “Kami sangat prihatin, sudah keterlaluan sikapnya seperti itu seakan menganggap apa yang dilakukannya itu benar,” ungkap Rinie.
Kemudian hal senada juga diungkapkan, Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), SP Lumban Gaol ia meminta agar Wakil Bupati Kotim harus mengawal kasus minuman keras (Miras) yang menjadi temuannya hingga tuntas.
“Kenapa saya katakan demikian, karena melihat dari beberapa kali sidak ke lokasi miras dan prostitusi seolah hanya terfokus pada pengambilan gambar saja lalu upload di medsos,” kata Gaol, Senin (21/6/2021) di Sampit.
Setelah itu, aparat seolah menindaklanjuti beberapa hari saja lalu muncul kembali seperti sedia kala. Dirinya belum melihat implikasi yang ditimbulkan pasca tindakan itu
Menurutnya, jika memang ingin dituntaskan, hendaknya kasus itu memang dikawal sampai tuntas melalui koordinasi antar forum koordinasi pimpinan daerah.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Kotawaringin Timur, M. Abadi mengaku pihaknya akan mengawal kasus miras yang kini jadi perhatian publik. Karena bukan hanya kasus penjualan miras saja melainkan pihaknya menilai sikap bos miras itu sudah keterlaluan dan dianggap melecehkan seorang pimpinan daerah. Sehingga harus ditindak tegas.
Baca Juga :Â Wabup Kotim Sempat Adu Mulut Dengan Pemilik Toko Miras
Abadi juga meminta kepada tokoh dari lintas agama, lembaga adat Dayak Kotim, Fordayak Kotim beserta para ormas lainnya untuk mengawal penegak hukum dalam mengusut tuntas permasalahan terhadap bos miras yang terkesan tidak menghargai orang nomor dua di Kotim itu.
“Apa yang dilakukan Wakil Bupati Kotim dengan dasar pertimbangan masa depan generasi muda, sehingga kami akan kawal penegakan dari kasus ini sampai tuntas agar kejadian serupa tidak lagi kembali terjadi di Bumi Habaring Hurung,” Demikian Abadi.[Red]














Discussion about this post