“Kami akan kembali. Dan saat itu, jumlah massa tidak akan sama seperti kemarin,” tegas Ridho.
Baca Juga : Disdik Kalteng Segera Keluarkan SE Terkait Gratifikasi
Sementara itu, Koordinator Lapangan APKAB, Andriyanto, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk nyata kontrol sosial pemuda Kotawaringin Timur terhadap berbagai isu strategis di daerah.
“Kami akan terus mengawal. Mata pemuda dan rakyat tidak akan berkedip melihat bagaimana hukum ditegakkan di tanah ini. Jika hari ini janji ‘usut tuntas’ hanya menjadi slogan, maka kami akan kembali dengan massa yang lebih besar,” ujarnya.
Aliansi Pemuda Kalteng juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi jalannya proses hukum, sembari tetap menjaga kondusivitas daerah.
Aksi yang telah dilakukan di tingkat provinsi tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa gelombang tekanan publik terhadap kasus ini tidak akan mereda dalam waktu dekat.
Sementara itu dalam aksi tersebut diketahui surat tuntutan aksi telah diterima dan ditandatangani oleh perwakilan kepolisian, AKBP Telly Avinsih dilapangan sesaat setelah aksi selesai dilaksanakan.
Baca Juga : Naik ke Penyidikan, Laporan Ormas Mandau Talawang Uji Nyali Polda Kalteng Bongkar Dugaan Gratifikasi
“Kami menerima dari pihak aliansi. Mengenai perkara ini masih dalam proses, dan semua berjalan sesuai prosedur. Nanti perkembangan pasti akan kami sampaikan,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pihak terkait, termasuk koperasi yang disebut dalam perkara, telah beberapa kali dipanggil untuk dimintai keterangan.
Dalam keterangannya, pihak kepolisian memastikan bahwa laporan yang dimaksud saat ini masih dalam proses penanganan. [Red]














Discussion about this post