Kalteng Today – Palangka Raya – Guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya akan mengadakan rapid tes massal terhadap 10 ribu warga terutama kepada kelompok orang beresiko terpapar Covid-19.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, drg Andjar Hari Purnomo kelompok orang yang beresiko ini adalah orang yang memiliki aktivitas tinggi di ruang publik seperti para tukang ojek, pedagang, juru parkir, termasuk para jurnalis. Rabu (27/5/2020).
“Kita sebut kelompok orang yang beresiko, karena orang-orang ini sering berada di area publik dan sering berinteraksi dengan orang lain, sehingga perlu prioritas dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Lebih lanjut Andjar juga menjelaskan, rapid test massal ini akan dilaksanakan secepatnya dengan target sekitar 10.000 orang, bahkan bisa lebih, tergantung dengan ketersediaan alat.
Baca Juga 150 Pedagang PPM Sampit Lakukan Rapid Test Massal
Saat ini Dinas Kesehatan sedang koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya mengenai ketersediaan alat rapid test yang akan digunakan nantinya.
Pihaknya berharap dengan diadakannya rapid test massal ini bisa memetakan kolompok mana saja yang dianggap beresiko terpapar, sehingga bisa dilakukan tindakan pencegahan yang lebih masif lagi agar penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan. [Afr]














Discussion about this post