Kalteng Today – Pulang Pisau, – Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo menyampaikan kepada Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran melalui Video Conference saat launching BST Provinsi Kalimantan Tengah terdampak covid-19 mengatakan bahwa jumlah penerima keluarga maanfaat (PKM) di Kabupaten Pulang Pisau berjumlah 8986 KK dengan total bantuan sebesar Rp. 4.493.000.000.
“Hal itu berdasarkan SK Gubernur nomor 188.44/173/2020 tentang daftar penerima bansos terdampak bencana non alam wabah covid-19, dan bantuan disalurkan melalui Bank Kalteng dengan nilai bantuan Rp. 500 ribu per PKM untuk satu kali saja, ” kata H Edy Pratowo di aula Mess Pemda, Jumat (3/7/2020).
Edy Pratowo menjelaskan, data penerima bantuan non tunai atau BST dari Kalimantan Tengah untuk Kabupaten Pulang Pisau bersumber dari 5 OPD, yakni usulan melalui Dinas Sosial sebanyak 3943 KK, Dinas Pertanian sebanyak 4451 KK, Dinas Perikanan sebanyak 465 KK, Disperindagkop UKM sebanyak 36 KK dan Disbudpar sebanyak 1 KK. Sebelum dilakukan penyaluran, data penerima manfaat telah dilakukan verifikasi dan validasi oleh pemerintah desa atau kelurahan agar tidak ditemukan data yang ganda dengan program bantuan lain seperti PKH, Program Sembak, BST, dari Kementrian Sosial dan BLT Dana Desa.
Kemudian kata Edy, bantuan sosial dari Kementrian Sosial RI yang bersifat reguler dan sudah diterima oleh pemerintah daerah Kabupaten Pulang Pisau diantaranya berupa bantuan keluarga harapan (PKH), dengan jumlah penerima keluarga manfaat (PKM) sebanyak 3.868 kepala keluarga, mekanisme penyaluran langsung masuk ke rekening PKM.
Baca Juga:Â Kalteng Siap Selenggarakan Pilkada dan Tanggulangi Karhutla
“Dan ini sudah disalurkan kepada PKM melalui rekening, ” kata Edy Pratowo
Sementara untuk realisasi per Mei 2020, lanjut Edy, dana yang sudah disalurkan sebesar Rp. 1.011.385.000 kepada PKM. Kemudian untuk sosial bantuan pangan non tunai yakni program sembako dengan PKM 7263 Kepala Keluarga (KK), nilai bantuan yang diterima masing-masing Rp. 200 ribu per PKM dengan mekanisme non tunai. bantuan ini lanjutnya,hanya bisa dibelanjakan kebutuhan bahan pokok seperti beras, telur, ayam dan sayuran dan buah-buahandi agen yang telah ditunjuk oleh Bank penyalur, yakni Bank Mandiri. Hal ini untuk agen penyalur, sekaligus untuk memanfaatkan untuk peluang usaha kepada UMKM yang terdampak covid-19, sehingga tertolong oleh program sosial ini.
“Untuk realisasi per Mei 2020 sebesar RP. 1.174.400.000 atau sebanyak 5.872Â PKM yang telah membelanjakan bantuan ini, ” kata Edy Pratowo.
Dia juga menjelaskan bantuan sosial dari kementerian sosial RI dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan pada penanganan pandemi covid-19 yang telah diterima oleh pemerintah daerah Kabupaten Pulang Pisau, yakni BST jumlah PKM sebanyak 7.563 KK yang tersebar di 8 Kecamatan dengan nilai bantuan sebesar Rp 600 ribu per bulan per PKM.
“Sebanyak 250 penyaluran melalui Bank Himbara dan langsung masuk ke rekening PKM. Kemudian sebanyak 7.313 penyaluran melalui PT Pos Indonesia dan realisasi per 11 Juni 2020 untuk penyaluran tahap 1 sebesar Rp 4.326.600.000 untuk 7211 PKM, ” tandasnya. [BS-KT]














Discussion about this post