Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Persoalan kekurangan tenaga pengajar kembali menjadi perhatian DPRD Kota Palangka Raya. Kali ini, kondisi tersebut terjadi di SD Negeri 8 Menteng yang disebut mengalami kekosongan guru mata pelajaran Bahasa Inggris dalam beberapa bulan terakhir.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Salundik, mengungkapkan permasalahan tersebut diketahui saat pihaknya melakukan kegiatan reses dan menerima aspirasi dari pihak sekolah melalui Komite SDN 8 Menteng.
Menurut Salundik, guru Bahasa Inggris yang sebelumnya mengajar di sekolah tersebut telah memasuki masa pensiun. Namun, hingga kini belum tersedia tenaga pengganti untuk mengisi kekosongan tersebut.
Baca Juga: DPRD Palangka Raya Desak Pemerintah Segera Realisasi Usulan Mendesak Warga Marang
“Pada saat kami reses kemarin, perwakilan sekolah melalui Komite menyampaikan sudah sejak beberapa bulan ini sekolah itu tidak memiliki guru Bahasa Inggris,” kata Salundik di Palangka Raya, Jumat (17/4/2026).
Akibat belum adanya guru pengganti, pihak Komite Sekolah berinisiatif menghadirkan tenaga pengajar paruh waktu. Pembiayaan guru tersebut dilakukan melalui iuran yang dikumpulkan dari masyarakat sekolah agar kegiatan belajar mengajar Bahasa Inggris tetap berjalan.
Salundik menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan. Ia mendorong agar dilakukan pendataan kembali terhadap sekolah-sekolah yang memiliki kelebihan tenaga pengajar Bahasa Inggris untuk kemudian dipertimbangkan penempatannya di SDN 8 Menteng.
Baca Juga: Pengawasan Hewan Kurban di Palangka Raya Diperketat, DPRD Beri Apresiasi
Menurutnya, kekosongan tenaga pendidik tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena dapat berdampak terhadap kualitas pembelajaran dan pemenuhan hak siswa dalam mendapatkan pendidikan yang layak.
“Karena kan seharusnya kekosongan guru ini jangan sampai terjadi. Karena ini akan mempengaruhi proses belajar mengajar siswa di sekolah,” ujarnya.
Ia berharap Pemerintah Kota Palangka Raya segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat tersebut dengan mencari solusi permanen terkait kebutuhan tenaga pengajar di sekolah.
“Kami berharap pemerintah kota bisa segera mengakomodir apa yang menjadi aspirasi masyarakat ini. Karena pendidikan ini merupakan sektor yang sangat penting,” pungkas Salundik.
DPRD Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan kualitas pendidikan, termasuk memastikan ketersediaan tenaga pendidik di seluruh sekolah agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal.
[Red]














Discussion about this post