Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Ketua SCA Borneo Education, Sastra dalam kegiatan Ceremonial Sastra Citra Abadi (SCA) Borneo Education, Sastra menyampaikan bahwa SCA Borneo Education resmi berdiri di Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 15 Desember 2025.
Hal ini dijelaskannya, sebagai wujud komitmen menghadirkan pemerataan akses pelatihan tenaga kesehatan di daerah.
“Meski baru berdiri secara resmi di Kalimantan Tengah, kami telah aktif menyelenggarakan berbagai pelatihan, webinar, dan workshop sejak 2016,” karya Sastra pada kegiatan yang digelar di Luwansa Hotel Palangka Raya, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga : Hamka Buka SCA Borneo Education, Tegaskan SDM Kesehatan Investasi Jangka Panjang
Sastra mengungkapkan bahwa selama ini banyak tenaga kesehatan dari daerah harus mengikuti pelatihan di Pulau Jawa untuk meningkatkan kompetensinya. Kondisi tersebut menjadi latar belakang hadirnya SCA Borneo Education di Kalimantan Tengah.
“Selama ini, untuk mengikuti kegiatan atau kompetensi tertentu banyak tenaga kesehatan dari daerah harus pergi ke Jawa. Oleh karena itu, kami hadir dengan program layanan langsung ke daerah agar sumber daya manusia kesehatan di daerah dapat memperoleh pemerataan kompetensi,” ujar Sastra.
Sastra menyampaikan bahwa kegiatan kali ini, SCA Borneo Education menyelenggarakan pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) selama tiga hari, 12–14 Februari 2026, bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat sebagai penguatan kompetensi dasar penanganan kegawatdaruratan.
“Kompetensi kegawatdaruratan seperti BTCLS menjadi kemampuan dasar yang penting, karena situasi emergency dapat terjadi tidak hanya di rumah sakit, tetapi juga di luar fasilitas pelayanan kesehatan,” ungkap Sastra.
Sastra berharap melalui pelatihan ini, kualitas pelayanan kesehatan di daerah semakin optimal seiring peningkatan kemampuan tenaga kesehatan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi.
“Kita tidak bisa tertinggal dari teknologi, tetapi harus mampu mengikuti perkembangan tersebut agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” imbuh Sastra.
Baca Juga : Film Pendek Indonesia Anak Macan Raih Best International Short Film, Resmi Lolos Kualifikasi Oscar
Sebelumnya, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Hamka menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mendukung setiap upaya dan inovasi yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan.
“h/Hal ini dilakukan demi terciptanya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera di Bumi Tambun Bungai,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post