Kalteng Today – Palangka Raya, – Untuk menyamakan persepsi terkait pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Data Pemilih pada tahapan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, KPU Kota Palangka Raya menggelar Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih.
Rapat yang dilakukan bersama Disdukcapil, Dinas Kesehatan, Kesbangpol, Panwascam, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), di Hotel Neo Kota Palangka Raya, pada Rabu (22/7/20) pagi.
Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Kota Palangka Raya Ngismatul Choiriyah menjelaskan bahwa rakor tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi karena hingga saat ini, masih terdapat masyarakat yang belum mengerti terkait pelaksanaan pencoklitan.
“Rakor ini dilakukan untuk menyatukan pemahaman persepsi dalam pelaksanaan pencoklitan agar semua masyarakat bisa terdata dengan baik dan tidak terjadi data yang tumpang tindih” ujarnya.
Selain itu juga, data yang dipakai pada Pilkada kali ini adalah hasil dari evaluasi dan pemutakhiran data pemilih pada tahun 2019 lalu, sehingga data yang ada saat ini nantinya tidak akan diperbaharui.
Lebih lanjut dijelaskan, hingga saat ini dalam pelaksanaan pencoklitan, masih ditemukan adanya data ganda. Seperti data pemilih yang tertukar, sehingga perlu dilakukan perubahan data di TPS, maka dari itu harus dilakukan pemutakhiran data terbaru melalui pencoklitan
“Ada, banyak. Memang tidak sampai beberapa persen, artinya ada beberapa TPS atau PPDP yang melaporkan ke kami bahwa ketukar, “jelasnya.
Baca Juga : Wanita 28 Tahun Ditangkap Saat Menyimpan Sabu di Saku Celana
Misalnya dia seharusnya ada di TPS A, tetapi namanya munculnya di TPS B. Karena memang ini adalah penyandingan antara DP4 dengan DPT 2019. Kalau menggunakan DPT murni 2019, itu tidak usah dilakukan pencoklitan,ujarnya.
“Hanya nanti pencoklitannya kalau menggunakan DPT murni 2019, itu hanya mencari yang data ganda, meninggal, dan sebagainya,” jelasnya.
Ngismatul Choiriyah berharap, proses pencoklitan yang telah mulai sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2020 mendatang, dapat berjalan dengan lancar serta tidak terjadi lagi kendala di lapangan. [Red]














Discussion about this post