kaltengtoday.com – PALANGKA RAYA – Salah seorang pasien atas nama Hergon Pranata Pieters yang merupakan pasien nomor 04 positif Covid-19 telah dinyatakan sembuh.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangka Raya, drg Yayu Indriaty.
Dia mengatakan bahwa sejak pasien 04 tersebut telah dirawat dengan prosedur khusus penanganan Covid-19 dan menjalani masa isolasi yang cukup panjang dimana sebelumnya pada tanggal 26 Maret lalu dinyatakan positif Corona.
“Kemudian dilakukan terapi dan pengobatan sampai hari ini, beliau dinyatakan negatif,” ucap drg Yayu dalam jumpa pers yang dilaksanakan di RS Doris Sylvanus Palangka Raya, Rabu (1/4/2020).
Sehingga pasien 04 atas nama Hergon Pranata Pieters dinyatakan bebas dari Covid-19, sehingga pihaknya merasa bersyukur atas kesembuhan salah satu pasien tersebut.
Selama dalam proses isolasi pihaknya menerapkan protokol khusus yang harus dipatuhi oleh semua pihak dengan tujuan agar tidak terjadi transmisi atau jangan sampai ada yang tertular oleh Covid-19.
Adapun saat ini pihak RSUD Doris Sylvanus menyediakan 38 bed dimana saat ini masih merawat 28 pasien dalam pengawasan (PDP) dan hingga hari ini pihaknya telah merawat pasien PDP sebanyak 80 pasien.
Dan selama perawatan ketika ada pasien yang dinyatakan negatif Covid mereka akan langsung pulangkan dan untuk orang dengan pengawasan (ODP) yang sudah dilayani melalui rawat jalan sejak tanggal darurat Covid-19 berjumlah 237 orang yang diminta untuk mengisolasikan diri di rumah masing-masing.
Adapun dari jumlah PDP tersebut yang positif Covid-19 ada 10 orang dan yang berhasil sembuh salah satunya adalah pasien 04 atas nama Hergon Pranata Pieters dan yang meninggal akibat Covid-19 tidak ada.
Sementara itu pasien 04 atas nama Hergon Pranata Pieters menceritakan bahwa awalnya dia pulang dari sebuah acara di Bogor pada tanggal 29 Februari 2020 dan setelah pulang pada tanggal 1 Maret beberapa hari kemudian dia terkena demam.
“Setelah itu saya disarankan mentor saya untuk cek ke RS Siloam dan setelah beberapa observasi saya dinyatakan PDP, lalu dirujuklah ke rumah sakit ini,” ucap Hergon.
Dia mengatakan bahwa pada tanggal 17 Maret di bawa ke RS Doris Sylvanus dan menjalani sejumlah perawatan serta menjalani isolasi sambil menunggu hasil pemeriksaan dan hasilnya dia dinyatakan positif Covid-19 pada 26 Maret 2020.
Dan setelah berjuang dan juga dibantu oleh para tenaga medis serta jemaat ditempat dia bertugas yang sangat koperatif sehingga dia mengatakan bahwa itulah bentuk dukungan yang sangat besar sehingga hari ini dia bisa dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Dia juga mengatakan bahwa selama dalam perawatan di RS Doris para tenaga medisnya juga sangat peduli terhadap dirinya dimana misalkan ketika dia merasa pusing akibat salah satu penyakit yang sebelumnya dia derita yakni vertigo maka petugas medis merespon dengan memberikan obat.
Dia mengatakan bahwa kekhawatiran saat dinyatakan positif terkena Covid-19 pasti ada hanya saja jangan sampai jangan sampai berpikiran kekhawatiran tersebut menjadi beban pikiran. [Red]














Discussion about this post