Kalteng Today – Sampit, – Masalah kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kabupaten Kotawaringin Timur harus menjadi perhatian semua pihak. Oleh sebab itu, Tim Satgas Karhutla Kotim terus melakukan sosialisasi kepada siapa saja. Baik itu kalangan petani, kelompok nelayan, bahkan terbaru yakni pemancing dan juga pemburu hewan yang memang berada berburu di hutan.
Hal ini dimaksudkan agar langkah antisipasi karhutla bisa lebih efektif dan bisa mengantisipasi masalah karhutla nantinya. “Tentu, sosialisasi kita lakukan kepada seluruh masyarakat yang ada di Bumi Habaring Hurung,”jelas Bupati Kotim Supian Hadi, Selasa (14/7).
Kenapa dilakukan sosialisasi kepada pemancing dan juga pemburu di hutan. “Misalnya saja pemancing dan pemburu hutan ini kan kebanyakan yang merokok. Jika pada saat berkegiatan sejumlah pemancing dan pemburu jangan sampai lupa mematikan rokoknya. Apalagi kan ada yang memasak pada saat mereka berburu,”ungkapnya.
Ditegaskannya lagi, api kebanyakan berasal dari area sungai atau danau. Bahkan titik api juga kebanyakan dari titik tersebut. Kebiasaan lokasi itu kan tempat para pemancing. “Jujur saja kami tidak menuduh, kami cuma mengingatkan kepada pemancing dan juga pemburu agar memahami kondisi akan bahaya karhutla akibat membuang puntung rokok sembarangan,”pintanya.
Meski pemburu dan pemancing tidak membakar, tapi kan sisia api baik dari putingan rokok atau sisa membakar itu sangat berbahaya. “Saya harap hal ini bisa menjadi perhatian semua pihak terutama sekali kepada pancing dan pemburu. Semoga mereka memahami maksud kita ini,”pungkasnya. [Red]














Discussion about this post