kaltengtoday.com, Palangka Raya – Pagelaran seni dan budaya dalam memperingati Hari Tari Dunia atau World Dance Day yang dilaksanakan oleh Sanggar Seni Balanga Tingang antusias disaksikan oleh masyarakat Kota Palangka Raya
Pergelaran seni dan budaya jilid II atau Palangka Raya Menari #2 dengan tema ‘Hambaruan’ ini dilaksanakan bertempat di Betang Eka Tingang Nganderang, Jumat (29/4) malam.
Dalam kegiatan tersebut terdapat kurang lebih 200 lebih partisipan pelaku seni, seniman, dan komunitas budaya yang tergabung dalam 22 komunitas budaya dari Kota Palangka Raya dan Kabupaten Kapuas.
Penampilan atau atraksi kaum pelaku seni ini juga disaksikan secara daring (live streaming), via media sosial Instagram Sanggar seni Balanga Tingang (SGRBALANGATINGANG) dan juga media sosial pelaku seni, seniman, dan komunitas budaya yang terlibat dalam partisipan.
Baca Juga :Â Tradisi Dan Kesenian Daerah Harus Dilestarikan
Panitia pelaksana yang juga pimpinan Sanggar Balanga Tingang Eka Noviana P.Laman kesempatan tersebut menyampaikan rasa bahagia dan terimakasih kepada Dinas Pariwisata Provinsi dan Kota Palangka Raya, UPT.Taman Budaya, Lembaga Kebudayaan, Ketum dan Pengurus DPW Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Kalteng, Pemerintah Kota Palangka Raya, Dewan Kesenian, tokoh masyarakat, seniman, budayawan, komunitas budaya, dukungan Hj Umi Mustikah, Ikatan Alumni Balanga Tingang, Sponsorhip dari ILY, media Patner dan masyarakat yang sangat mendukung dan menonton acara pergelaran seni budaya tersebut.
“Palangka Raya menari adalah event unggulan tahunan sanggar Seni Balanga Tingang yang diselenggarakan bertepatan dengan momen peringatan hari tari sedunia tanggal 29 April setiap tahunnya,”ucap Novi kepada awak media.
Acara ini ucap dia juga bentuk apresiasi kepada pelaku dan seniman tari seluruh dunia serta ruang silaturahmi untuk bersama menjaga, melestarikan seni budaya.
Baca Juga :Â 5 Fakta Menarik Tari Tambun dan Bungai, Kesenian asal Kalimantan Tengah
Konsep kegiatan ucapnya lintas etnik dan lintas wilayah yaitu menyajikan ragam tari tradisi maupun kontemporer.
Disampaikan 22 pelaku seni, seniman dan komunitas budaya yang terlibat yakni SSB.Bukit Kahias, Tunjung Nyaho, Darung Tingang, Marajaki, Antang Batuah, Kahanjak Huang, Riak Renteng Tingang, Sekar Jagat, Hagatang Tarung, Igal Jue, Bawi Bahalap, Layu Pintaruan (Kab.Bartim), Tingang Menteng, Barongsai Singa Langit, Dapur Tari Abib Igal, Institut Tingang Borneo Teater, Borneo Lovely Line Taheta, Perkumpulan Silat Kuntau Dayak Haur Bahenda (Kab.Kapuas), T-Zee, Sangar Balanga Tingang, MC.Car Risza Haitami.
Sementara itu Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) KSBN Kalteng, Natalia mengapresiasi kegiatan Palangka Raya Menari #2 ini.
Baca Juga :Â Kesenian dan Kebudayaan Daerah Harus Dilestarikan Secara Bersama
Natalia juga mengapresiasi kerja keras panitia pelaksana yang sangat luar biasa dari Sanggar Balanga Tingang serta semua pendukung acara serta pelaku seni, seniman dan komunitas yang bekerja keras dan sangat antusias mensukseskan acara peringatan hari tari sedunia tahun ini.
Dikatakan Natalia, KSBN sendiri berkomitmen penuh walau dengan kemampuan yang juga terbatas untuk mendorong kemajuan di bidang kebudayaan salah satunya adalah seni tari.
“Semoga kedepannya seluruh potensi yang ada di Kalteng semakin maju dan semakin berjaya,” tukasnya. [Red]














Discussion about this post