Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Bisnis warung internet di Kabupaten Barito Timur, pernah mencapai kejayaan di sekitar tahun 2010 sampai tahun 2018. Tercatat dalam sehari, seperti kata Bobby, pemilik BerthyNet di Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, yang pernah punya dua cabang usaha, bisa meraup keuntungan kotor antara Rp1 juta hingga Rp1,5 juta. Anak-anak penggila game online menjadi pemasok terbesar dalam penghitungan ini.
Dihantam pandemi di tahun 2020-2022, para pengelola warnet pun sempat kelimpungan. Mereka mencoba terus bertahan, terseok-seok dan berusaha menyesuaikan dengan segala aturan demi hanya bisa melangsungkan pendapatan. Juga berinovasi dengan sejumlah jasa lain sebagai penopang kebertahanan warnet.
Baca Juga : Langgar Protokol Kesehatan, Belasan Pemuda Asik Main Game di Warnet Dibubarkan Polisi
“Kalau kemarin sebelum pandemi, kami ramai oleh pembeli tiket pesawat. Sekarang paling yang ramai menerima layanan transferan, Listrik, PDAM atau pembelian pulsa. Ya, untung tipis sekali lah, soalnya kamana bayar sewa tempat, listrik, Telkom dan lain-lain,” imbuh Bobby saat itu.
Namun di tahun 2024, agaknya perjuangan para pengusaha warnet mencapai titik pertahanan terakhir. Maraknya pemasangan internet di perkampungan, bahkan pelosok, membuat pengaksesan internet jadi lebih mudah. Praktis lewat ponsel, dan membuat warnet terlupakan. Kejayaan warnet pun runtuh.
Kalaupun masih ada yang buka, itupun sesekali mengingat pemiliknya adalah pegawai negeri yang tentunya hanya buka di luar jam kerja. Bisa disebut HelloNet di Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur. Lagi-lagi memakai “itupun”, sekarang paling hanya melayani jasa print out dokumen saja.
Sigit, salah seorang pelaku usaha yang dulu juga pernah membuka warnet di Ampah, menceritakan bahwa di era warnet menjamur dulu, banyak kenangan manis dan lucu bisa diingat. “Ada yang main game online, ada yang chat di facebook, ada yang memang benar-benar mengcopy paste materi pelajaran, tapi ada juga yang diam-diam membuka situs p***no,” kenangnya seraya tertawa saat ngobrol tadi (Jumat, 27/12/2024).
Baca Juga :Jasa Print Dokumen Masih Diperlukan di Bartim
Anak-anak era 2013-2020 pun ramai berceloteh, bahwa memang banyak drama di jaman itu. Flashdisk yang kena virus, playlist lagu pengelola warnet yang itu-itu saja, antri mem-print, dan beramai-ramai satu bilik kala warnet penuh, adalah hal jamak yang mereka ingat sebagai kenangan manis. [Red]














Discussion about this post