kaltengtoday.com – Memasuki musim hujan beberapa daerah berpotensi terjadi banjir, salah satunya adalah di Kota Palangka Raya seperti yang kita ketahui saat intensitas hujan lebat beberapa waktu lalu beberapa titik terendam air.
Hal tersebut menjadi perhatian salah satunya dari Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang membidangi Pembangunan dan Infrastruktur, H Sarwani. Dia mengatakan bahwa developer harusnya memperhatikan drainase saat membuat perumahan.
Dia mengatakan bahwa beberapa waktu lalu telah memantau beberapa perumahan yang ada di Palangka Raya dimana saat hujan lebat terjadi selama 1 jam saja dapat membuat air menggenang dan akhirnya menjadi banjir. Bahkan dia melihat masih ada perumahan yang belum ada drainasenya sama sekali.
“Seharusnya sebelum membangun perumahan para developer harusnya memperhatikan drainase-drainase sekitar serta kemana arah pembuangannya. Itukan termasuk fasilitas umum yang menjadi tanggung jawab developer sebelum nantinya diserahkan pada pemerintah,” ucap politisi dari partai Golkar tersebut saat diwawancarai di Palangka Raya pada Senin (20/1/2020).
Dia mengatakan bahwa sebelum serah terima fasilitas umum dari developer ke pemerintah maka dalam jangka waktu tersebut pihak developer memiliki tanggung jawab terhadap fasilitas umum perumahan tersebut.
Lalu dia menilai bahwa saat ini developer bisa saja membangun misalkan sepuluh atau enam bahkan dua rumah sebagai bentuk pengembangan usahanya hanya saja dia meminta agar pihak developer memperhatikan pembangunan drainase sekitar.
Selain itu anggota DPRD Provinsi Kalteng dari dapil III (Kobar, Lamandau dan Sukamara) tersebut juga berharap agar organisasi Real Estate Indonesia (REI) yang notabene nya membawahi para pengembang perumahan dapat mensosialisasikan hal tersebut kepada para anggotanya.
Apri-KT














Discussion about this post