Kaltengtoday.com, Kuala Kurun – Pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menuding terjadinya kerusakan yang terjadi di ruas Jalan Tewah menuju Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut) tersebut. Dipicu lantaran, dilalui oleh kendaraan yang angkutan melebihi kapasitas dari jalan. Sehingga menimbulkan kerusakan yang cukup parah.
Anggota DPRD Kabupaten Gumas H Rahmansyah menyebutkan, kendaraan yang melalui ruas jalan tersebut tidak lain kalau bukan, milik perusahaan besar swasta (PBS) di wilayah setempat, sehingga menimbulkan kerusakan yang cukup parah.
Baca Juga : Mobilitas PBS Jadi Faktor Kerusakan Ruas Jalan Palangka Raya-Gumas
“Kerusakan di daerah ruas Tewah Kahut ini disebabkan oleh angkutan dari PBS yang melebihi dari kapasitas jalan sehingga, jalan yang hanya bisa dilalui 8 ton, akan tetapi kendaraan yang melaluinya melebihi dari 15 ton, maka ini yang menjadi penyebab awalnya kerusakan,” sebut H Rahmansyah, dibincangi, Kamis (20/06/2024).
Sebenarnya untuk ruas jalan tersebut, lanjut Politisi dari daerah pemilihan tiga meliputi empat kecamatan ini, seperti Kecamatan Tewah, Kahut, Miri Manasa dan Damang Batu ini menuturkan, kelas jalan yang ada sekarang ini hanya diperbolehkan kendaraan di bawah dari 8 ton.
“Artinya kelas dari jalan Kahut Tewah ini hanya kelas III, tetapi fakta dilapangan kendaraan yang melewatinya melebihi dari kelas jalan, dampaknya yaitu terjadinya kerusakan dan angkutan masyarakat pun menjadi terhambat,” ungkap dia.
Baca Juga : Sugianto Harapkan PBS Berperan Aktif Bangun Daerah
Selain itu, tambah politikus dari partai PAN ini menjelaskan, dengan terjadinya kerusakan tersebut, diakui dia, bahwa terjadi lemahnya di segi pengawasan, khususnya dari aparat yang berwenang. Sehingga dampaknya terasa khususnya oleh masyarakat yang ada di wilayah dapil III.
“Kami menilai ini kurangnya pengawasan dari aparat berwenang khususnya dinas yang berkaitan dengan jalan untuk mengawasi serta menegur para angkutan PBS yang seenaknya melalui jalan yang diperbolehkan sesuai kapasitas jalan,” tandas Rahman. [Red]














Discussion about this post