Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah (BPS Kalteng) merilis perkembangan indikator strategis daerah yang mencakup pertumbuhan ekonomi triwulan I-2026, kondisi ketenagakerjaan Februari 2026, Indeks Ketimpangan Gender (IKG) 2025, serta hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Vicon BPS dan turut disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube pada Selasa (5/5/2026), serta disampaikan oleh Plt. Kepala BPS Kalteng, Maria Wahyu Utami.
Baca Juga : IKG Kalteng 2023 Sebesar 0,541
“Secara umum, kondisi ekonomi dan sosial Kalteng menunjukkan tren positif, meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan,” kata Maria.
Ia menyebutkan, Perekonomian Kalteng pada triwulan I-2026 tumbuh sebesar 3,79 persen (year-on-year), namun mengalami kontraksi sebesar 7,46 persen dibandingkan triwulan IV-2025 (quarter-to-quarter). Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tercatat sebesar Rp61,04 triliun (ADHB).
“Struktur ekonomi masih didominasi oleh sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, pertambangan, dan konstruksi, dengan sektor pertambangan sebagai penyumbang pertumbuhan tertinggi,” ungkapnya.
Dari sisi pengeluaran, ekspor menjadi kontributor terbesar, sementara konsumsi pemerintah tumbuh paling tinggi sebesar 5,16 persen.
Baca Juga : IKG Kalteng Tahun 2022 Terjadi Hingga Sebesar 0,526
“Aktivitas ekonomi juga didorong oleh meningkatnya konsumsi rumah tangga seiring momentum hari besar keagamaan serta pemberian Tunjangan Hari Raya (THR),” jelasnya.
Di sisi produksi, peningkatan signifikan terjadi pada produksi padi, sementara komoditas kelapa sawit dan bauksit mengalami penurunan akibat faktor cuaca dan kendala administratif.[Red]














Discussion about this post