Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kadisdik Kalteng), Muhammad Reza Prabowo menjelaskan saat ini sedang memantapkan inovasi besar yang dinamakan Huma Betang Digital.
“Huma Betang Digital yaitu sebuah sistem kelas digital yang dilengkapi papan tulis interaktif,” katanya kepada awak media, Senin (7/7/2025).
Ia menjelaskan, guru yang menggunakan papan digital tersebut wajib login sebelum memulai pelajaran dan begitu login dilakukan, waktu mengajar langsung tercatat secara otomatis.
“Kita sudah menyediakan Huma Betang Digital, jadi ini adalah kelas digital. Kita wajibkan setiap guru yang menggunakan papan tulis digital untuk login. Ketika login, maka detik mengajarnya langsung dimulai dan hal tersebut bisa dilihat langsung oleh Pak Gubernur,” terangnya.
Baca Juga : Pj Bupati Barito Selatan Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Betang
Papan tulis interaktif tersebut, diungkapkan, juga telah dilengkapi kamera yang memungkinkan aktivitas belajar-mengajar dipantau secara real time.
Sistem tersebut memungkinkan transparansi, sekaligus menjadi lompatan besar dalam tata kelola pendidikan yang lebih canggih dan akuntabel.
“Guru yang sedang mengajar apa, dan siapa yang mengajar, itu dapat dilihat. Setiap papan tulis interaktif ada kameranya. Ini sedang dalam pengembangan dan dimantapkan. Ini lompatan kita di dunia pendidikan di Kalteng,” jelasnya lagi.
Menurut Reza, inovasi dalam sistem pendidikan harus disertai dengan semangat kebersamaan dan pihaknya mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk tetap kompak, saling mendukung, dan tidak ragu melangkah lebih maju dari daerah lain.
“Kita sama-sama harus kompak, harus mendukung agar pendidikan di Kalteng ini terus meningkat dan jangan mau kalah dari provinsi lain. Kalteng harus One Step Ahead,” ujarnya.
Baca Juga : Era Digitalisasi Menuntut Pelayanan Cepat dan Efisien
Ia juga menekankan, Kalteng harus mampu menjadi Agent of Change atau agen perubahan dalam dunia pendidikan dan menjadi pembaharu berarti berani berpikir dan bertindak lebih dulu dari yang lain.
“Kalteng harus jadi pembaharu. Mungkin yang lain belum bikin, kita sudah bikin. Yang lain belum pikirkan, kita sudah lakukan,” imbuhnya.
Melalui arah kebijakan ini, dibawah kepemimpinan Reza Prabowo, Disdik Kalteng berharap akan lahir lebih banyak guru yang bukan hanya melek teknologi, tetapi juga siap menghadirkan inovasi pembelajaran lintas batas, baik secara geografis maupun sistem. [Red]














Discussion about this post