Sebelum kamu meluncur ke bioskop, ada beberapa fakta menarik di balik layar yang dijamin bakal bikin kamu makin penasaran:
1. Totalitas Tanpa Batas Angga Yunanda Demi peran Bayu, Angga menjalani latihan intensif selama dua bulan. Ia belajar gerakan “melintah” yang sangat menuntut kelenturan fisik.
Tak hanya itu, Angga ditantang meniup alat musik tradisional slompret dalam posisi tubuh terbalik.
2. Debut Film Indonesia Anggun C. Sasmi Setelah sekian lama berkarier di panggung internasional, Anggun akhirnya resmi melakoni debut akting di film Indonesia. Ia berperan sebagai Guru Asri, mentor bagi para perasuk. Menariknya, dulu ia sempat menolak tawaran film kelas dunia demi musik, namun akhirnya luluh oleh naskah garapan Wregas.
3. Skala Produksi Raksasa Film ini melibatkan sekitar 1.000 pemeran tambahan, termasuk 200 penari dan 40 pemeran pengganti (stuntman). Proses syutingnya dilakukan di kawasan Gunung Kidul selama satu bulan penuh dengan teknik pengambilan gambar yang sangat detail.
Baca Juga :Â Tiket Film Kuyank: Saranjana The Prequel Diserbu, Antusiasme Warga Pelaihari Pecah!
4. Prestasi Internasional yang Membanggakan Sebelum rilis, film hasil kolaborasi Rekata Studio (Indonesia), Momo Film Co. (Singapura), dan Purin Pictures (Thailand) ini sudah
menyabet penghargaan CJ ENM di ajang Busan International Film Festival 2024. Bahkan, film ini masuk dalam kompetisi utama di Sundance Film Festival 2026 dan mendapatkan sambutan meriah berupa tepuk tangan berdiri (standing ovation) dari penonton
mancanegara.
Dengan perolehan nilai awal mencapai angka 8.0 di laman IMDb, Para Perasuk bukan sekadar film drama biasa. Ini adalah sebuah pengalaman audio visual yang menggabungkan keresahan sosial dengan tradisi lokal yang kental.
Sudah siap melihat aksi Bayu menyelamatkan Desa Latas? Ajak orang terdekatmu buat nonton langsung di bioskop terdekat. [Red]














Discussion about this post