kaltengtoday.com – Anggota DPRD Kalteng saat melakukan reses ke daerah pilihan (Dapil) IV (Kabupaten Barsel, Bartim, Batara dan Mura), mereka menemukan sejumlah persoalan di masyarakat yang harus ditindaklanjuti, mulai dari anjloknya harga karet hingga sepinya usaha masyarakat bidang transportasi angkutan sungai.
Hal itu dikatakan Sirajul Rahman, anggota DPRD Kalteng dari Dapil IV, di Palangka Raya, Senin (13/1/2020).
Dikatakannya, salah satu yang fokus utama dalam reses yang dilakukan beberapa waktu lalu diantaranya adalah menyangkut masalah perekonomian masyarakat khususnya yang berada di dapil IV yakni salah satunya Kabupaten Murung Raya.
“Rata-rata aspirasi masyarakat itu menyangkut perekonomian dan usaha dan lapangan kerja,” ujarnya.
Sirajul Rahman, politikus dari PKS ini juga mengatakan saat ini harga barang-barang pokok tidak pernah turun sementara itu usaha atau penghasilan masyarakat tidak mengalami kenaikan. Kondisi ini tentu sangat berpengaruh bagi masyarakat,jelasnya.
Selain itu berdasarkan reses yang dia ikuti beberapa waktu lalu juga ditemukan adanya keluhan dari petani karet, pedagang pasar kemudian pelaku usaha transportasi darat seperti ojek hingga transportasi air seperti kelotok yang mengeluhkan bahwa usaha mereka cenderung sepi tidak seperti dulu lagi.
“Harga karet di Murung Raya hanya Rp 5.000 – Rp 6.000/kg. Dengan harga yang rendah ini tentu mengkibatkan antara pemasukan dan pengeluaran petani dan keluarganya masih belum seimbang sehingga perlu adanya upaya dalam rangka peningkatan,”jelasnya.
Namun demikian kata dia, semua aspirasi warga ini sudah menjadi tugas mereka yang dududk di DPRD Kalteng sebagai wakil rakyat untuk menampung aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya untuk kesejahteraan masyarakat, ucap sekretaris komisi I tersebut.
Apri-KT














Discussion about this post