Kalteng Today – Kuala Kurun, – Usulan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) untuk para pendidik (guru) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) bersama dengan Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten setempat, telah disetujui oleh Kemedikbud RI sebanyak 764 pegawai.
“Kuota tenaga pendidik yang disetujui dari pusat itu ada sekitar 764 tenaga guru P3K yang khusus di kabupaten kita ini, dan itu pun sudah kita koordinasikan di Kemendikbud RI,” ucap Kepala BKPSDM Kabupaten Gumas Guanhin, dikomfirmasi, Jumat (8/1/2020).
Lanjutnya menyebutkan, bahwa kuota ini dinilainya cukup besar sehingga dapat mencukupi daripada kebutuhan tenaga pendidik yang ada di bumi bertajuk Habangkalan Penyang Karuhei Tatau bisa terpenuhi serta tidak akan ada keluhan lagi terkait kekurangan guru-guru didaerah.
“Jumlah yang segitu besar itu nantinya kita berharap tidak ada lagi kekurangan, tetapi ini sudah teratasi dengan 764 kuota ini, terlebih secara khusus untuk kita di Gumas bisa mempunyai kesempatan menjadi pendidik,” akuinya.
Tak hanya di Gumas saja, sebut mantan reporter dari RRI Palangka Raya ini menjelaskan secara rinci, seluruh Indonesia dilakukan secara serentak yang mana jumlahnya kurang lebih 1 juta guru diprogramkan dari pemerintah pusat. Ditanyakan soal optimis atau tidaknya, ia menegaskan, kuota 764 itu sudah diberikan dan disetujui.
“Kita sebelumnya mengusulkan kurang dari 700 guru yang diusulkan, tapi kita bisa lebih dikasih dari yang kita usulkan. Sehingga kedepan kita di Gumas ini tidak ada lagi kekurangan guru-guru,” ujarnya.
Baca Juga : Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Gumas Dilantik Bupati
Kemudian, tambahnya, dengan adanya P3K ini nantinya beban daerahpun bisa berkurang. Pasalnya tenaga honorer yang mengunakan dana APBD Gumas, nantinya akan teralih melalui dana APBN. Sedangkan untuk GTT atau PTT itupun diperbolehkan untuk mengikuti yang diprogramkan ini.
“Untuk tenaga honorr guru yang ada saat ini akan diangkat langsung, dan langsung ikut tes hanya saja mereka akan diberikan kesempatan tes ulang saja,” demikian dia. [Red]














Discussion about this post