Beberapa langkah yang ditekankan antara lain mengintensifkan pemantauan harga dan memastikan kecukupan stok di masing-masing wilayah, menginisiasi penjajakan serta kerja sama perdagangan komoditas pangan antar daerah khususnya bagi daerah yang mengalami defisit produksi atau tren kenaikan harga.
Selain itu, memperkuat koordinasi dengan Perum BULOG dan/atau BUMN Pangan setempat guna mengoptimalkan distribusi pasokan ke pasar rakyat, terutama untuk komoditas beras, minyak goreng, dan daging.
Selain itu, ia juga berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga kelancaran pasokan dan distribusi, termasuk untuk barang penting seperti LPG.
“Saya berharap seluruh stakeholder dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung kelancaran pasokan, distribusi, dan perdagangan barang kebutuhan pokok serta menjaga komunikasi publik yang positif demi kondusivitas menjelang, saat, dan pasca Ramadan dan Idulfitri,” pungkasnya.
Baca Juga : Menuju Ramadan Damai, Gubernur Kalteng Ingatkan Stabilitas dan Kebersamaan
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah Norhani menyampaikan bahwa pelaksanaan rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan daerah menghadapi momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk memantau kesiapan daerah dalam menjaga kelancaran arus distribusi barang kebutuhan pokok, sehingga masyarakat dapat menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri dalam keadaan tenang, aman, dan penuh sukacita,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post