Kalteng Today – Palangka Raya, – Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Kalteng bersama dengan Fatayat NU serta GP Anshor akan melaksanakan kegiatan Konferensi Wilayah (Konferwil) bersama.
Hal ini dikatakan Pengganti Antar Waktu (PAW) Ketua Tanfidziyah, HM. Wahyudi F. Dirun, kepada wartawan, Kamis (4/2/2021).
Agenda penting yang akan dibahas dalam Konferwil tahun 2021 ini ialah pembentukan kepengurusan PWNU Kalteng yang baru beserta dua badan otonom nya yakni Fatayat dan Anshor, kata Wahyudi.
Dan Konferwil rencananya akan di laksanakan pada hari Sabtu, Tanggal 6 Februari 2021, bertempat di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng.
“Ini merupakan salah satu konsekuensi logis berakhirnya sebuah kepengurusan, dimana sebenarnya masa kepengurusan tidaklah sama, namun ditengah pandemi covid-19, kegiatan disepakati dilaksanakan secara bersama-sama,” kata Wahyudi kepada awak media, kamis (4/2).
Dalam kesempatan itu, Wahyudi didampingi oleh Ketua Rois Syuriah, KH. Chairudin Halim, Ketua Anshor, Ely Saputra, Ketua Fatayat, Saidah dan Sekretaris Wilayah PWNU Kalteng, H. Suhardi, MAP
Kegiatan Konferwil nanti rencananya akan dibuka langsung oleh Gubenur Kalteng, H. Sugianto Sabran. Selain itu, pihak penyelenggara saat ini tengah menunggu konfirmasi kepastian kehadiran Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas.
“Berdasarkan informasi tadi siang, Menteri Agama RI akan hadir, sementara Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj secara langsung tidak hadir, namun akan menyampaikan tausiah secara virtual di acara pembukaan,” ungkapnya.
Rangkaian Konferwil tersebut nantinya akan dilaksanakan dengan sidang-sidang, bertempat di hotel Swiss Ball. Sedangkan untuk keamanan, seluruh peserta diwajibkan mengikuti Swab PCR yang dilaksanakan oleh dinas kesehatan bekerjasama dengan RSUD dr. Doris Silvanus.
Sedangkan agenda lain dari kegiatan yakni peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit NU di Palangka Raya yang kemudian di sambung dengan membuka kampung NU dan pesantren moderen NU di Bagugus Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya.
“Jadwal tersebut masih bersifat tentatif, disesuaikan dengan kondisi dan waktu kegiatan saat itu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua Rois Syuriah, KH.Chairudin Halim menambahkan, kegiatan Konferwil Bersama kali ini mengatakan tema “Menyebarkan Aswaja dan Meneguhkan komitmen kebangsaan”.
“Tema ini menurut NU sangat penting, karena ini menyangkut akidah nahdliyin dan masyarakat indonesia secara umum, dan itu sangat prinsip,” tegasnya.
Melalui Konferwil Bersama ini, lanjut KH.Chairudin Halim, NU berkomitmen untuk meneguhkan, mempertahankan dan menyebarkan Ahlussunnah wal Jama’ah.
Baca Juga: Disdukcapil Kapuas Mulai Lakukan Validasi Data dan Lakukan Program SIMPUN
“itu sudah diamanatkan dan di wasiatkan oleh para sesepuh NU bahwa ini yang harus dipertahankan karena ini adalah prinsip dalam kehidupan beragama.”ujarnya.
NU bersama dengan komponen masyarakat yang lainnya berkomitmen memperteguh kebangsaan, pungkasnya. [Red]














Discussion about this post